Review: i Am Number Four (2011)

I Am Number Four. Disutradarai oleh D.J Caruso, yang dikenal sempat menyutradarai beberapa film seperti Disturbia,Eagle Eye, dan Taking Lives. D.J Caruso kali ini bersama Michael Bay yang juga produser film-film yang pasti dikenal(Re: Transformers1-3, HorseMen, Unborn, Nightmare On Elm Street). I Am Number Four dengan berani dirilis pada bulan Februari ditengah-tengah film-film yang ditunggu-tunggu seperti Drive Angry, Just Go With It, Gnomeo And Juliet dan Unknown. Toh, I Am Number Four juga cukup berhasil dan ramai penontonya.

 

I Am Number For(IMN4) menceritakan tentang John smith(Alex Pettyfer) seorang bangsa dari Planet Lorien yang berhasil menyelamatkan diri dari Planet Lorien yang dikuasai oleh Kaum Megadorians. John/Number Four kini tinggal menunggu kapan waktunya maut menjemputnya, yaitu Megadorians. Karena, Number 1-3 sudah terbunuh dan sekarang Megadorian berkunjung ke bumi untuk mencari yang lainya. Number1-7 tiap orang memiliki penjaga yang menjaganya dari datangnya Kaum Megadorians. John dijaga oleh Henri(Timothy Olipant)

Ditengah-tengah pelarian dan persembunyiannya, John bertemu dengan seorang gadis Sarah Hart(Dianna Agron) dan teman baru Sam(Callan McAuliffe). Cepat atau lambat seluruh Ohio dan orang-orang terdekat John akan mengetahui siapa John sebenarnya. John dan Number Six(Teresa Palmer) sekarang harus melawan musuh-musuh yang akan datang untuk membunuh mereka.

 

I Am Number Four bisa dibilang film remaja(Re:Saya) dengan genre sci-fi, action dan Thriller. I Am Number Four pun dinyatakan hampur mirip dengan Twilight. Sejujur-jujurnya saya tidaklah begitu suka Twilight. Jadi tentu saja I root for I Am Number Four. Tapi, bisa dibilang saya agak sedikit kecewa dengan aksi di film ini. DJ Caruso mampu menyutradarai Disturbia lebih baik dari ini.

I Am Number Four pun punya artis yang lebih cantik,Dianna Agron. Yang sempat bermian di Glee. Masalah Plot tak usah diragukan lagi. Masalah akting, mugnkin Dianna Agron masih canggung bermain di layar lebar. Dan Sejujurnya, I am Number Four sedikit membosankan. Di Awal film, I Am Number Four memperkenalkan satu-satu bintang nya dan tampil meyakinkan. Di Pertengahan, IMN4 menjadi sangat membosankan. Tapi ternyata, Di akhir film saya mampu memberikan 9/10 untuk ending film ini.

 

Overall, I Am Number Four cukup menghibur penontonya dengan caranya sendiri. IMN4 mempunyai cerita yang cukup unik. Dengan lagu-lagu yang lagi nge-hits seperti Adele dan Kings Of Leons. Dan monster-monster yang belum pernah anda lihat di film-film lain sebelumnya. Saya dengan senang hati menunggu sekuel berikutnya.Dan mudah-mudahan akan tampil lebih baik dari film ini, bukan berarti film IMN4 adalah film yang jelek. Hanya menuntut yang lebih baik dari sekuel berikutnya.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s