Review: 21 Jump Street (2012)

Schmidt ( Jonah Hill ) adalah anak yang bisa dibilang cupu disekolahnya. Di satu sekolah yang sama, Jenko ( Channing Tatum ) yang putus asa akibat ancaman bahwa ia tidak akan bisa pergi ke prom. 7 Tahun Kemudian, Schmidt dan Jenko bertemu kembali di Akademi Kepolisian dan mereka belajar untuk membantu sesama dan kemudian mereka menjadi begitu kompak. Kemudian, mereka di pindah-tugaskan ke “21 Jump Street” seperti judulnya. Mereka ditugaskan untuk menyamar menjadi anak SMA di suatu sekolah dan mengincar pengedar-pengedar narkoba di sekitar sekolah tersebut.

 

Fyi, 21 Jump Street adalah film yang sangat konyol dan gila. Yang paling saya sukai dari film ini adalah kegilaan Johan Hill, serta kekompakan Channing Tatum dan  Jonah Hill disini. Dan 21 Jump Street juga termasuk film yang dewasa ya. Karena disini banyak sekali kata-kata yang tidak layak untuk didengar. Dan banyak adegan-adegan yang um….awkward kalau dilihat. Awalnya, saya berpikir bahwa film ini adalah film action-action biasa, jadi saya tidak menaruh ekspetasi apapun. 21 Jump Street jelas menjadi salah satu film favorit saya tahun ini. Munkgin berjejer dengan The Hunger Games, The Grey, Chronicle dan Modus Anomali sebagai TOP 5 tahun ini.

 

21 Jump Street juga punya perasaan. Dalam artian, bukan hanya sekedar film yang menunjukkan kekonyolan Schmidt dan perkelahian Jenko. Namun, ada konflik sesama yang terjalin antara Jenko dan Schmidt. Konflik itu begitu nyata dan hidup sehingga saya sendiri mampu merasakan apa yang mereka berdua rasakan. Aneh memang, jarang sekali ada film semacam ini yang mempunyai “perasaan”. 21 Jump Street juga mampu mengundang tawa. Oh Please, dari beberapa awal scene saja sudah ditunjukkan bahwa film ini adalah film yang kocak.

 

21 Jump Street memang dulu sempat ada namun di serial tv-kan pada tahun 1987-1991. Saya memang tidak sempat menonton serial tv itu. Namun, banyak yang mengatakan bahwa versi terbarunya ini yang keluar pada tahun 2012 ini tidak mengecewakan. Memang tidak lebih baik, namun sangat tidak mengecewakan. Twist diakhir juga sangat mengagetkan. Walaupun sebenarnya tidak begitu penting dan tidak begitu ada kaitanya dengan bagaimana film ini berakhir. Ending nya pun sangat kocak. 

 

Nikmatilah apa yang disajikan oleh film ini. Tidak perlu berpikir yang macam – macam. Banyak hal yang tidak mungkin terjadi memang. Dan banyak momen-momen yang membuat kita “kenapa harus begini?” tidak semua yang kita inginkan ada di film yang satu ini. Namun, 21 Jump Street adalah film yang gila, gokil, lucu, menyenangkan serta tidak rumit. 

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s