Review: Grave Encounters (2012)

 

 

Grave Encounters 2 meliputi kisah Alex Wright (Richard Harmon) yang sangat berambisi untuk membuat film horror ditempat film “Grave Encounters” yang sangat disukai-nya. Alex yang sangat menggemari film “Grave Encounters” akhirnya pun membuat film serupa dengan mendatangi lokasi kejadian film tersebut. Dengan mengajak ke-empat teman-temanya. Awalnya, Alex menyesal karena mereka telah gagal dan ia pun telah gagal untuk memproduksi sebuah film sejenis “Grave Encounters” karena tidak ada tanda-tanda kemunculan roh-roh gaib di tempat tersebut. Apa yang telah ia harapkan kemudian terjadi, namun mengerikanya ini lebih dari apa yang telah ia harapkan ketika teman-temanya yang menjadi korban satu per satu meninggalkanya.

 

Grave Encounters jelas bukanlah horror terbaik ditahun ini. Not even close. Karena masih banyak kekurangan disana-sini yang sangat disayangkan seharusnya bisa dihilangkan saja. Seperti durasi film yang hanya sekitar 87 menit namun berjalan begitu lama. Setelah basa-basi di awal yang sebenarnya tidak ada sama sekali hubunganya dengan proyek si Alex ini. Basa-basi seperti pesta diawal sangatlah menganggu. Penonton pasti bertanya-tanya “Apakah sebenarnya yang ingin disajikan dalam film ini?” Yang saya pikir kengerian yang saya tunggu-tunggu akan muncul setelah pesta berakhir, Tebak? Basa-basi masih berlanjut. Dengan film dan proyek Alex yang bodoh itu. Ya, Grave Encounters 2 hanya film horror yang sangat membosankan dari awal. Bahkan hingga akhir yang hanya menampilkan itu-itu saja.

Tidak akan berbohong. Beberapa bagian mungkin bekerja dengan baik. Hantu-nya masih bermuka itu-itu saja. Saya memang merasa kebosanan dengan sajian ini. Karena dari poster nya saja, Grave Encounters 2 pasti sangat ingin ditonton banyak orang. Kemudian, dari trailer nya? sangat-sangat mengundang. Maka itulah saya menonton film yang satu ini. Banyak sekali adegan-adegan bodoh dari karakter-karakter disini. Ya, karakter di dalam film barat pun tak kalah bodohnya dengan karakter-karakter film lokal kita yang bukan lagi bodoh melainkan sudah mencapai tingkat “Idiot”. Kamera mampu mendapatkan gambar-gambar dan segi-segi dimana itu benar-benar dibutuhkan untuk meningkatkan tingkat kengerianya. 

Kesalah terbesar dari Grave Encounters 2 adalah Grave Encounters 2 tidak mampu tampil se-original seri awalnya. Untuk menyajikan horror yang menyegarkan malah sebaliknya, menjadi menjengkelkan. Dari para pemainya, Leanne Lapp masih tampil oke dan wajar. Dibadingkan dengan pemain lainya, yang masih terlihat kaku. Walaupun sebenarnya masih sangat jauh dari kata mengecewakan. Setidaknya Grave Encounters 2 masih mempunyai hal yang masih berada di jalur aman yaitu dari Departemen Akting. Tidak sepenuhnya buruk, namun Grave Encounters 2 harusnya bisa menjadi horror ter’panas’ di tahun ini.

Overall, Grave Encounters 2 belum bisa dikatakan sebagai film horror yang berkualitas. Jelas kerja keras John Poliquin untuk menggarap dan menaikkan kualitas film agar lebih baik dari seri awalnya harus kita terima dengan baik. Ia hanya ingin menyajikan horror found footage yang menakutkan. Sayangnya, dibandingkan tampil menakutkan, Grave Encounters 2 malah tampil lucu dengan hantu-hantu yang bergentanyangan. Tidak sepenuhnya gagal, namun cukup disayangkan karena bagi para penggemar seri pertamanya pasti akan merasa gagal untuk ditakut-takuti oleh seri keduanya.Yap, saya baru saja menonton film yang memiliki trailer yang jauh lebih mengerikan dan lebih menantang dibandingkan isi keseluruhan film ini. 

 

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s