Review: HI5TERIA (2012)

 Pasar Setan

Kejadian tentang hilangnya Sari(Tara Basro) dan kekasihnya yang sedang mendaki gunung. Kemudian, Sari bertemu dengan Zul. Mereka berdua kemudian masuk kedalam keramaian yang terjadi di dalam hutan tersebut yang sebetulnya tidak ada. Seperti Pasar yang sangat ramai. Yang baru Zul sadari adalah, ia hilang dan tak akan pernah kembali 

Wajang Koelit

Wajang Koelit menceritakan tentang seorang wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Jawa Tengah. Ia menikmati menyaksikan Wayang Kulit. Kemudian, Nicole(Maya Otos) mengalami kejadian-kejadian misterius yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.

-Kotak Musik-

Segmen ketiga menceritakan tentang Farah(Luna Maya) dosen cantik yang tidak mempercayai akan adanya “hantu” yang kemudian didatangi oleh sosok misterius yang kerap mengajaknya bermain setelah ia mengambil salah satu kotak musik yang ditemukan nya di suatu tempat.

-Palasik-

Palasik menceritakan tentang Sepasang suami istri, sang suami(Adrian Aliman) mengajak istri barunya(Imelda Therine) beserta anaknya Novi(Poppy Sovia) ke rumah baru. Semenjak dirumah tersebut, sang istri mengalami dan dihantui oleh sosok hantu yang dieprcayai oleh adat sana yang ingin mencuri bayi dalam kandungan istrinya tersebut-

 

-Loket-

Menceritakan tentang penjaga loket(Ichi Nuraini) yang dihantui oleh sosok perempuan yang menghantui nya di loket tempat ia bekerja. Perempuan muda ini ingin mencari tahu penyebab kejadian-kejadian yang menghantuinya.

 

Dari lima segmen dalam film ini, yang paling saya sukai adalah “Kotak Musik”, dan “Pasar Setan”. Kesamaan dari kelima segmen ini adalah dibintangi oleh lakon perempuan dan memiliki twist di setiap endingnya. Namun, tak semua twist tersebut berhasil mencuri perhatian sang penonton. Bisa dikatakn “HI5TERIA” tak sesuai dengan ekspetasi saya dan seluruh penonton yang sudah menantikan film ini sejak lama.

 

“Pasar Malam” yang disutradarai oleh Adrianto Dewo mengeksekusi segmen berdurasi sekitar 25 menitan ini dengan cukup baik. Dan memiliki  bintang-bintang yang mencuri perhatian. Sayangnya kejutan demi kejutan tidak disajikan dengan baik. Seharusnya dengan konsep yang seperti ini mampu menghadirkan adegan-adegan mencekam yang bisa menakutkan para penonton. Namun, sayangnya tidak. 

 

“Kotak Musik” juga tidak berjalan dengan mulus, masih banyak hal klise yang membuat kita bertanya-tanya. Walaupun sudah ada Luna Maya yang pastinya sangat “fresh”. Tetapi, kejadian demi kejadian membuat “Kotak Musik” mejadi segmen terbaik dalam film ini yang seharusnya diletakkan di akhir film dengan twist yang mengagetkan pula.“Wajang Koelit” yang disutradarai oleh Chariun Nisa adalah satu-satunya segmen yang dibintangi oleh pemain luar. Saya bisa katakan, Wajang Koelit cukup menghibur. Apalagi di bagian akhir ketika Nicole mengambil gambar satu-per-satu yang pastinya membuat penonton gemeteran. Bukan yang terbaik, namun sangat menghibur. Masih ada kekurangan seperti twist pada akhirnya yang bisa dibilang kurang berhasil membuat penonton terkejut.

 

“Palasik” twist terbaik dari segmen-segmen lainnya. Ada momen-momen mengejutkan dan membuat bulu kuduk berdiri. Dimana setelah menonton film ini salah satu penampakan yang akan diingat adalah penampakan Palasik yang menurut saya cukup menyeramkan. Namun sayangnya, Masih banyak adegan yang klise di dalam segmen ini. Seri terakhir “Loket” Harvan Agustriansyah terlalu terburu-buru dan terlihat seperti mengambil jalan singkat. Twist di ending yang terlemah diantara semua film, namun adegan demi adegan berjalan dengan baik dan juga mencekam. Sebenarnya, Loket bisa menjadi segmen terbaik di film ini, namun Harvan Agustriansyah kurang mengeksekusi “Loket” dengan baik. Yang cukup menghibur adalah Bella Esperance. Dan setting yang lumayan mencekam, Basement.

 

“HI5TERIA” adalah salah satu film yang paling kita tunggu. Kelima segmen ini memang sangat pantas untuk dijadikan film pendek. Walaupun dengan cerita yang terlalu ringan dan tidak membuat penonton berpikir terlalu lama. Tetaplah HI5TERIA Salah satu Horror lokal yang berkualitas, namun mungkin hanya sedikit orang yang menyadari nya karena ketika saya menontonya hanya tampak sekitar 20-25 orang saja. HI5TERIA bisa dibilang cukup sukses membuat penonton merinding, namun masih banyak kelemahan di berbagai segmen yang membuat hi5teria tampak seperti film yang kurang berhasil mencuri hati para penontonya. Namun, Pada akhirnya saya menganjurkan untuk menonton film ini. Cukup menghibur. 

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s