Review: Lockout (2012)

Lockout menceritakan tentang Marion Snow( Guy Pearce ) yang ditugaskan untuk membawa kembali anak dari salah satu orang terpenting di Amerika, Emille Warnock(Maggie Grace) yang terjebak dalam penjara di luar angkasa. Ya, Lockout menceritakan tentang masa yang akan datang dimana penjara di luar angkasa di tempati oleh orang-orang yang berbahaya seperti pembunuh-pembunuh dan pemerkosa. 

 

Errr.. Sebenarnya film-film semacam ini sudah pasaran ya, apalagi ditahun 2012 ini. Maka itu, Lockout tidak begitu spesial di mata saya, tidak ada yang benar-benar membuat saya untuk menonton ulang lagi walaupun ketinggalan 5 menit awal film. Namun, Lockout masih jauh dari kata buruk dan sempurna pula. Masih sangat banyak kekurangan yang benar-benar eneg-in. Dan jujur, tidak ada rencana sama sekali untuk menonton film ini. Dari trailer pun Lockout tampak tidak mengundang. 

 

Tingkat kesadisan hampir mencapai level maksimum. Patut diacungi jempol kali ini. Walaupun Lockout dipenuhi dengan aksi-aksi dari 497 tahanan yang spektakuler, dan aksi Snow yang memukau. Saya masih merasa kebosanan di pertengahan yang menurut saya terlihat flat. terlalu berbelit-belit. Yang sebenarnya bisa diselesaikan hanya dalam 1 jam durasi film. 

 

Saya menyukai Guy Pearce dan Maggie Grace disini. Dan bagaimana mereka berdua berbicara dan saling membalas satu sama lain. Dari sering bertengkar sampai pada akhirnya saling menyukai. Guy Pearce pun disini bermain dengan se-ngeselin mungkin. Maggie Grace pun bermain sejutek mungkin. Who knew, ternyata di film Lockout ini masih ada jokes yang berhasil diselipkan oleh Mather dan Leger. 

 

Hampir semua disini bermain setotal mungkin. Selain Guy Pearce dan Maggie Grace, adapula Joseph Gilgun yang disini berfungsi sebagai moodbooster saya. Ketika saya kebosanan, munculah Joseph Gilgun sebagai Hydell yang sangat tengil dan menjijikan namun berhasil. Mather&Leger sangat tepat untuk memilih Joseph Gilgun sebagai Hydell disini.

 

Lockout pada akhirnya hanya sebuah film action yang sangat mudah dilupakan. Saya bahkan tidak tahu sedang menulis apa sekarang. Dari sisi positif nya, Lockout mempunyai adegan-adegan sadisme yang dipertunjukan secara frontal kemudian, terbantunya film ini oleh Joseph Gilgun, Guy Pearce dan Maggie Grace. Kemudian, lelucon yang diselipkan di momen-momen yang pas. Namun, Lockout bukanlah Action thriller terbaik yang pernah saya tonton.

 

Overall, Lockout adalah film thriller-action yang dieksekusi dengan cukup baik namun tidak spesial. Bukan film yang akan saya taruh di daftar film terbaik tahun 2012. Namun jelas Lockout masih sangat layak untuk ditonton. Setidaknya masih ada beberapa adegan aksi yang spektakuler. Dan didukung pula dengan artis-artis luar biasa. Visualisasi nya patut diacungi jempol. Gimana ya cara untuk men describe Lockout….Menghibur sih tapi detik pertama ketika film ini berakhir, saya tidak mendapatkan apa-apa. Dan ending nya pun biasa saja, padahal itulah yang paling ditunggu-tunggu. Beberapa kejutan juga bekerja dengan baik.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s