Review: Paranormal Activity (2011)

Masih terbayang-bayang film awalnya di tahun 2007 lalu yang sempat membuat saya parno beberapa hari. Kembali lagi dengan sekuel yang kedua,yang menurut saya biasa saja. Dari segi cerita, menurut saya Paranormal Activity(2007) masih lebih unggul dari sekuel-sekuel berikutnya. Namun,di sekuel ketiga-nya ini, kengerian berubah drastis, yah walaupun tak begitu drastis tapi bisa dirasakan ketika ditonton. 

 Image

Paranormal Activity 3 masih melibatkan Katie namun disaat mereka masih kecil pada tahun 1988. Menceritakan satu keluarga Julie(Lauren Bittner), beserta suami nya Dennis(Christoper Nicholas Smith) dan Katie(Chloe Csengery) juga Kristi(Jessica Tyler Brown) yang baru pindah rumah. Semenjak kepindahan tersebut, mereka dihantui oleh suara-suara mengerikan dan sosok yang menghantui mereka semua bernama Toby. 

 

 

Yah,saya saja merinding sambil menulis review ini. Kemudian,Dennis berniat untuk mencari tahu dibalik suara-suara tersebut dengan memasang beberapa kamera di kamar-kamar tidur mereka. Dan kengerian pun dimulai. Dengan bantuan Randy(Dustin Ingram), yah yang sangat membantu pada akhirnya. Dibalik suara tersebut, adapula yang lebih mengerikan dibandingkan sosok toby dan keanehan rumah tersebut. 

 

Padahal, Paranormal Activity 3 dimulai seperti film-film sebelumnya yang sedikit bertele-tele dan berbincang- bincang namun pada akhirnya menyeramkan juga. Ini adalah kedua kalinya saya menonton di bioskop dengan ketakutan,setelah Insidious. Namun, kengerian menonton Paranormal Activity 3 terbawa sampai pulang. Berbeda dengan Insidious. Walaupun sosok mereka tak nampak, tetap saja film ini tampil begitu mengerikan.

 

Hal lain yang membuat PA3 ini lebih mencolok dan beda daripada yang lain nya adalah saang sosok ini tampil lebih berani dan kuat dibandingkan di film sebelumnya. Hal lainnya adalah adanya tambahan pemain seperti pengasuh harian bernama Lisa(Johanna Brady) dan Randy juga nenenknya. Ditambah dengan akting mereka yang sungguh-sungguh memukau.

 

Ya,mungkin bagi beberapa penonton sudah tidak ingin lagi mengintip ke kamar-kamar untuk melihat situasi dan keadaan rumah mereka ini. Dan bagi beberapa orang atau penonton berfikir bahwa ending dari film-film ini sampai sekuel ketiganya terlihat aneh dan tidak jelas. Pasti beberapa orang berfikir begitu, namun itulah ciri khas Paranormal Activity. 

 

Atmosfir Paranormal Activity 3 ini pun berbeda, apalagi pada saat malam atau pada saaat kamera-kamera itu kembali digunakan pada malam hari. Juga Ariel Schulman dan Henry Joost membuat semua kejutan-kejutan tampak berhasil. Dan gerakan kamera yang membuat deg-degan para penonton. Sebut saja yang memakai selimut-selimut tersebut. Adegan-adegan di Paranormal Activity 3 ini begitu memorable, sehingga membuat para penonton yang penakut menjadi parno. 

 

Di 15 menit terakhir, Ariel Schulman Dan Henry Joost memberikan kejutan yang mengerikan dan mengagetkan para penonton. Kejutan di perlihatkan tanpa basa basi seperti di awal film. walaupun tidak se-orgiinal film pertamanya, PA3 mempunyai tingkat kengerian yang sangat mengerikan. Ariel Schulman beserta Henry Joost membuat PA3 begitu enak untuk dinikmati karena kengerian nya tersebut. Dan menjadi salah satu film favorit saya di 2011.

 

 

Overall,PA3 menampilkan sesuatu yang baru dengan akting yang memukau dan tingkat kengerian maksimal. Kejutan-kejutan tidak bisa diprediksi akan kapan munculnya, dan pergerakan kamera yang bisa diacungi jempol. Sedikit basa-basi diawal, namun film ini sangat mudah dinikmati. Rasanya tidak cukup 80 menit durasinya. PA3 bisa dibilang berhasil membuat saya parno sampai sekarang.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s