Review: Piranha 3DD (2012)


 Piranha 3DD atau seri keduanya menceritakan tentang pembukaan sebuah waterpark terbaru milik Chet (David Koechner) yang terletak di Lake Victoria. Seperti yang kita tahu,  Bagi yang sudah menonton seri pertamanya pasti akan mengetahui secara langsung bahwa Lake Victoria adalah tempat para piranha-piranha memakan daging-daging segar manusia yang ada di sekitar tempat tersebut. Sudah mendapatkan larangan dari Maddy (Danielle Panakaber) untuk segera menutup waterpark tersebut, Chet malah mengabaikan. Chet tidak menyangka bahwa ikan-ikan ganas yang mengerikan ini ternyata sedang berkeliaran dan sangat kelaparan akan daging segar.

Piranha 3DD bukan lagi diambil alih oleh Alexander Aja namun John Gulager. Jujur saja, seri pertamanya masih bisa dikatakan sebagai Horror/Thriller yang layak tonton. Tingkat ketegangan maksimal apalagi di 20 menit terakhir. Film pun ditutup dengan memukau oleh Aja. Bisa dikatakan Piranha atau seri pertamanya ditata rapih oleh Alexander Aja. Adegan demi adegan tampak mengerikan, tak habis pikir jika saya berada di suasana tersebut. Berbeda dengan seri keduanya, Piranha 3DD tampil sangat buruk. 

Piranha 3DD hanya mengandalkan perempuan-perempuan berbikini atau bahkan tanpa busana. Dengan alur cerita yang sangat acak-acakan. Dan adegan yang sangat bodoh. Kali ini John Gulager membuat setiap pemain disini tampak bodoh dan tampak tidak punya otak. Mungkin hampir semua mengatakan telah menyesal menonton seri keduanya. Opening weekend yang sangat mengecewakan pula, apalagi jika dibandingkan dengan seri pertama karya Alexander Aja. Sedih rasanya melihat seri keduanya ini, John Gulager tampak sengaja menghancurkan film ini yang sebenarnya di seri pertama sudah dapat menarik baynak penonton. Kali ini, penonton sudah muak dengan film ini. Yang paling membuat saya muak adalah adegan slow-motion yang sangat menjijikan. 

Banyaknya wanita-wanita tanpa busana disini pun sangat memuakkan. Piranha 3DD awalnya tampil seperti film murahan yang sangat tidak menjanjikan. Para pemain pun tidak mendukung film mereka sendiri. Danielle Panakaber tampil seperti dia baru belajar ber-akting. Sementara, akting nya di Friday The 13th cukup mengesankan. David Hasselholf disini pun tampil sangat annoying. Entah apa maksudnya menambah David untuk bermain disini. Dan mengapa David mau menerima film murahan seperti ini.

At the end, Piranha 3DD tampil sangat membosankan. Adegan-adegan bodoh yang sangat tidak habis pikir. Mungkin salah satu bagian positif Piranha 3DD adalah beberapa adegan memang tampil sedikit mengejutkan. Dan Piranha 3DD tampak lebih gesit dan lebih banyak. Dan ada Katrina Bowden yang sangat menawan. Serta yang sebenarnya tidak perlu saya masukkan kesini tapi saya masukan. Kasihan, terlalu banyak sisi negatif nya. Poster-poster Piranha 3DD lebih menawan dan lebih high-class dibandingkan seri pertamanya. Namun sangat disayangkan, isi nya tidak. Piranha 3DD tidak pantas disebut sebagai film thriller. Entah apa yang ada dipikiran John Gulager membuat film seperti ini. franchise ini tampak sangat membuang-buang waktu. Bahkan dengan hanya 73 menit film ini berlangsung masih bisa saya katakan membuang-buang waktu saya. Mengecewakan. 

one-star-md

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s