Review: Shark Night (2011)

Mari kita saksikan,film mengecewakan lainnya ditahun 2011 ini..*drum rolls* SHARK NIGHT! yap! Sangat mengecewakan.Another David R.Ellis,who else? ini pasti David R Ellis, yang sempat menyutradarai Final Destination 5 yang tampil memukau karena tingkat kesadisan nya. Dan kali ini,saya yakin David tetap konsisten untuk menampilkan adegan darah,gigit menggigit dan kesadisan-kesadisan lainnya.

Shark Night dengan super ordinary nya menceritakan tentang sekelompok remaja Sara(Sara Paxton), Beth(Katharine McPhee), Blake(Chris Zylka), Nick(Dustin Milligan), Malik(Sinqua Walls), Gordon(Joel David) dan Maya(Allysa Diaz) beserta Sherman,anjing Sara memutuskan untuk pergi ke suatu tempat terpencil untuk bersenang-senang. 

Yah,apalagi kalo bukan adegan bikini ber bikini yang sejujur-nya sangat memuakkan untuk ditonton dan tidak layak. Ditengah-tengah liburan menjijikan mreka, Malik mengalami cedera. Sejak saat itu, satu demi satu personil mereka menghilang yang dipercayai akibat ikan hiu. Bodohnya lagi,mereka tetap tinggal di pulau kecil itu. 

Tidak banyak yang bisa dijelaskan di Shark Night ini karena plot lemahnya. Shark Night membuka filmnya dengan sangat sangat meyakinkan. Sampai pada saat mereka menemui Malik cedera,saya tetap menyukainya dan berharap bahwa film ini tidak mengecewakan. Setelah mreka berencana untuk membawa Malik,rasa keinginan saya untuk menontonyakperlahan demi perlahan berkurang. 

Dan well, seperti yang saya katakan. Shark Night adalah film yang sangat biasa saja. Sangking biasa nya,Shark Night menjadi salah satu film mengecewakan di tahun ini. Dialog-dialog yang sangat cheesy dan kematian yang sudah ada di beberapa film semacam ini. Shark Night menjadi salah satu film yang dari tingkat 10 menjadi 4 dan naik dan turun. Memang kadang Shark Night tampil menegankan ketika hiu-hiu mengejar-ngejar. Dan ketika hiu melompat di udara untuk menerkam sang mangsa. Tapi,it didnt do anything for me.

Sangat disayangkan,saya yakin sebagian besar orang sudah memiliki ekspetasi yang tinggi untuk film ini.Tetapi,Shark Night membiarkan para penontonya kecewa begitu saja, David R Ellis benar-benar mengecewakan.Jika diperinci lagi,tingkat kesadisan film ini pun biasa saja, saya sama sekali tidak menutup mata menontonya.Karena film ini benar-benar tidak sadis menjadi biasa saja. Bukan hanya itu,Adegan-adegan super aneh lainnya terdapat di film ini. 

 

Sekarang dari departemen akting,semua tampil BURUK. Entah Sara Paxton,Katharine McPhee,Alyssa Diaz,Chris Zylka dan lainnya.Bahkan para pemeran antagonis nya pun bermain datar sampai-sampai saya kebingungan ‘mereka akting apa akting?‘. Sebut saja Sara Paxton, hello sara?you’ve been acting since 1997!What’ve you learned?nothing. Dan award untuk akting terburuk di film ini saya tujukan kepada Joel David Moore dan Alyssa Diaz beserta Chris Zylka. Thanks guys, i appreciate that.

 
Overall,Shark Night memang tampil mengecewakan. Sebanyak-banyaknya hal negatif yang saya berikan di review ini, tetap saja Shark Night sedikit menghibur di awal film hingga 30 menit pertama. Durasi film yang sangat sebentar juga sangat mengecewakan. Andai saja, David R Ellis tampil lebih berani seperti apa yang dia lakukan di FD5 nya yang lalu untuk tidak menghilangkan adegan-adegan robek-merobek, gigit menggigit didepan layar kaca. Dan juga cerita yang sangat mudah ditebak.Tetapi,saya yakin di akhir film kalian akan terkencing-kencing karena kegagetan. 

NB:Well,perbedaan antara 3D dan tidaknya gue gatau,karena gue lebih milih untuk nonton yang biasa bukan yang 3D. Kata teman gue sih, yang 3D lebih ngagetin. 

 

 Image
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s