Review: Snow White And The Huntsman (2012)

Setelah meninggalnya sang Raja, Snow White(Kristen Stewart) anak dari sang Raja menjadi sebuah tahanan di istana yang sekarang dikuasai oleh seorang ratu yang sangat jahat bernama Ravenna(Charlize Theron). Agar tetap awet muda, Ravenna harus mengambil hati dari setiap orang. Namun, yang terpenting, Ravenna harus mengambil hati dari tubuh Snow White karena hanya Snow White lah yang mampu menghancurkanya. Namun, Snow White telah kabur dari istana. Ia diselamatkan oleh Huntsman( Chris Hemsworth) dan 7 kurcaci-kurcaci yang siap membantu Snow White membalas dendam atas kematian ayahnya.

 

 

Saya sangat menyukai akting dari Charlize Theron disini. Tidak menuntut banyak dari para pemain film disini karena saya tahu bahwa akting mereka tidak spektakuler. Kristen Stewart disini terlihat sangat kaku. Itulah kesalahan pertama dari film ini untuk memilih Kristen Stewart sebagai lakon. Chris Hemsworth pun tidak pula memukai dan tidak terlalu mencuri perhatian. 

 

Sebenarnya banyak sekali kelemahan disini terutama durasi. Ya, seperti yang dikatakan para movie reviewer di blog masing-masing mengeluh akan lamanya film ini berlangsung. Memang saya harus katakan sedikit terlalu lama. Di pertengahan dimana Snow White bertemu dengan Dwarfs terlihat begitu membosankan. Walaupun sebenarnya itulah yang sangat khas dari cerita asli Snow White. Kemudian, ketika Snow White memakan apel dari William yang dikemas dengan unik. 

 

Saya sangat menyayangkan adegan akhir yang menurut saya sangat klise. Dan adegan perang yang kurang spektakuler. Dan kurang gereget menurut saya. Disini, masih banyak kekurangan dalam film Snow White And The Huntsman. Adegan perang antara Snow White dan Ravenna pun terlihat kurang seru. Bahwa terlalu gampang cara Snow White membunuh Ravenna yang sebenarnya dari awal film tidak setimpal dengan bagaimana Ravenna betul-betul dendam kepada Snow White, dan sangat sangat menginginkanya. 

 

Snow White and the Huntsman Poster

 

Snow White And The Huntsman membuat saya berpikir dua kali apakah wajib saya memasukan film ini kedaftar film-film terbaik di tahun ini. Para dwarfs yang sebetulnya cukup menghibur mendapatkan porsi yang terlalu sedikit menurut saya. Kemudian, Kristen Stewart sebagai Snow White. Sama hal nya dengan Mirror Mirror, memilih Lily Colins adalah kesalahan pertama dari sang sutradara. Memang beberapa hal didalam Snow White And The Huntsman cukup mencuri perhatian, seperti troll, dunia peri, hutan gelap dan hal-hal yang baru saja ditambah oleh Rupert Sanders cukup memukau. Overall, kurang wow. Tapi tetap layak ditonton. Kalau disuruh pilih antara Mirror Mirror dengan Snow White And The Huntsman, jelas saya akan memilih Snow White yang satu ini.

 

 Image
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s