Review: Spy Kids 4: All The Time In The World (2011)

Seperti yang sudah tertuliskan di poster film ini, bahwa katanya ada Aroma-scope. seperti yang sudah dijelaskan di awal film tentang angka-angka yang harus diapakan, jadi angka-angka tersebut harus digosok dan dicium. Gunanya untuk merasakan apa yang di film itu rasakan, sayangnya kartu atau kertas itu tidak tersedia di kota saya.

Jadi,Spy Kids 4 menceritakan tentang agen OSS bernama Marissa(Jessica Alba) yang ditugaskan untuk mencari seseorang yang ditugaskan oleh atasanya bernama Danger D’Amaro(Jeremy Palvin). Sayangnya, pada saat itu Marissa sedang hamil dan akan melahirkan,yakni anak dari Wilbur Wilson(Joel Mchale) sang “spy hunter”.  

 

Walaupun 2 tahun bersama dengan keluarga barunya, hubungan Marissa dengan Rebecca Wilson(Rowan Blachard) masih belum membaik, tetapi memiliki hubungan baik dengan Cecil(Masoon Cook). Ketika sedang menyelidiki timekeeper dan ticktock, keadaan semakin memburuk ketika Marissa harus membocorkan siapa dia sebenarnya dan lebih memburuk lagi ketika timekeeper mengincar anak-anak tirinya Marissa yang membuat mereka terlibat.

 

Spy Kids 4 bukanlah film yang buruk sebenarnya. Film ini terlalu mengkhususkan anak-anak. Walaupun kadang lelucon-lelucon terbilang lucu, namun dengan film semacam ini film ini akan membuat orang-orang dewasa menjadi kebosanan untuk tetap duduk sampai di penghu jung film ini.Naskah dari Rodrigo Rodriguez bisa terbilang biasa saja dan hampir tidak ada perubahan sama sekali juga bisa dibilang mengecewakan.

 

Dari akting para pemainya juga cukup mengecewakan, Jessica Alba dan Joel Mchale adalah 2 pemain paling mengecewakan di film ini. Bahkan Rowan Blachard dan Masoon Cook mampu tampil lebih baik daripada mereka. Alexa Vega dan Daryl Sabara kembali di film keempat ini sebagai pemeran pendukung. Ya,karena mereka sudah tumbuh jadi dewasa.

 

Overall,Spy Kids 4:All The Time In The World adalah salah satu film yang mengecewakan di tahun 2011 ini.memang bagi saya konsep nya cukup unik, tetapi film ini hanya menghibur saya di awal dan akhir. Sisa nya sangat membosankan, untuk ada 2 anak tirinya dan bayi yang super imut itu. Sayangnya lagi film ini lebih cocok untuk ditonton oleh anak-anak. Orang-orang dewasa pasti  sangat kebosanan untuk menontonya. Dan juga aksi-aksi busuk yang sudah pasaran dan tidak baru yakni basi. Sangat mengecewakan

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s