Review: The Dark Knight Rises (2012)

Masih belum bisa move on dari “The Dark Knight” yang dirilis 4 tahun yang lalu, Nolan akhirnya merilis seri terakhir dari trilogy Batman yang sangat dikenal di seluruh dunia sebagai trilogy yang bisa dibilang paling berhasil diantara semua trilogy yang pernah ada. Christopher Nolan menggarap ketiga film ini dengan sangat serius dan konsisten. Tidak pernah mengecewakan saya apalagi mengecewakan para fans Batman yang sudah menanti-nanti film-film keren ini. Saya sangat yakin bahwa The Dark Knight Rises atau seri terakhirnya ini akan lebih berhasil dari semua film-film superhero yang kebanyakan dirilis tahun 2012 ini. Christopher Nolan lagi-lagi berhasil menggarap The Dark Knight Rises dengan sangat-sangat baik.

 

Setelah Kematian Harvey Dent, Batman(Christian Bale) dituduh sebagai orang yang telah membunuh Harvey Dent. Maka itu Bruce Wayne/Batman memutuskan untuk tidak menunjukkan diri untuk beberapa lama. Namun, pensiun-nya Batman membuat Batman kedatangan seorang musuh yang baru yaitu, Bane(Tom Hardy) yang ingin menguasai Gotham City dan juga perusahaan yang dimiliki Bruce Wayne. Sangat membingungkan bagi Batman untuk memutuskan agar kembali menyelamatkan kota yang sudah tidak mempercayainya lagi atau malah duduk diam sambil menyaksikan Gotham City dikuasai oleh Bane.

 

The Dark Knight Rises membuat Avengers dan The Amazing Spiderman sedikit terlupakan. Karena The Amazing Spiderman seperti yang kita tahu tidak memiliki aksi se-spektakuler The Dark Knight Rises. Dan Avengers memang diselimuti banyak aksi dan ledakan dimana-mana namun masih belum mampu mengalahkan The Dark Knight Rises yang walaupun tidak banyak-banyak sekali. The Dark Knight Rises memang masih menang dalam sisi thriller nya. Memang itulah kehebatan dari The Dark Knight Rises dan Christopher Nolan tentunya. Entah apa yang ada di otakknya Christopher Nolan ketiak ia sedang menyutradari film, ingin rasanya meminjam otak-nya dan melihat isi dari otaknya betapa pintarnya ia menggarap film-film yang belakangan ini mendapat reaksi positif di hampir seluruh masyarakat di dunia.

 

Sekitar 155 menit film memang sedikit terasa apalagi di satu jam awal film. Bagi yang tidak terbiasa menonton Trilogy Batman pastinya akan merasa sangat kebosanan. Porsi drama memang cukup banyak, namun saya sangat menikmati adegan setiap adegan ditambah dengan para pemain yang sangat bermain dengan baik. Memang hampir tidak ada yang mengecewakan disini. Sayangnya, Tom Hardy yang cukup dikenal oleh semua pecinta film malah dijadikan musuh yang bisa dikatakan tidak terlalu dikenal wujud aslinya karena tertutupi oleh penutup mulut tersebut. Saya malah mengharapkan kehadiran Tom Hardy sebagai Blake disini. Pastinya akan lebih terliaht keren. Saya merasa Joseph Gordon Lewitt masih membawa kebiasaan-kebiasaanya bermain di film-film sebelumnya. Namun, tidak dapat dipungkiri Joseph Gordon Lewitt masih mampu bermain dengan cemerlang.

 

Jika mengingat kembali dari menit awal hingga akhir, saya memang mengharapkan adanya aksi yang berlebih dari film ini. Saya tidak mengatakan bahwa The Dark Knight Rises mengungguli The Dark Knight. Saya hanya bisa mengatakan bahwa keduanya sama rata. Keduanya sejajar. Christopher Nolan terlihat lebih mengeluarkan seluruhnya ke film ini. Christopher Nolan lebih total di film ketiganya ini. Sangat terlihat keseriusan Christopher Nolan menggarap The Dark Knight Rises. Kelihatan bahwa ia tidak mau mengecewakan para penggemar setia yang terlah menanti akan kehadiran film ini. Christopher Nolan akan membuat adegan setiap adegan menjadi sangat memorable karena ia tidak rela jika The Dark Knight Rises dilupakan begitu saja. Apalagi dengan hadirnya film-film megah di tahun ini. I mean, forgetting this trilogies? are you nuts? Batman akan selalu ada dihati.

 

Bicara mengenai para pemain. Anne Hathaway, she nailed it. Anne Hathaway sebagai Catwoman adalah pilihan yang sangat tepat. Anne Hatahway bermain dengan pas. Tidak berlebihan. Ah, pokoknya yang paling mencuri perhatian untuk film yang satu ini adalah Anne Hathaway. Kemudian, Michael Claine. Tidak mendapatkan porsi banyak belum tentu tidak tampil mencuri perhatian. Bahkan justru setiap adegan yang menampilkan Alfred disini sangat-sangat menyenangkan saja untuk melihat. Michael Caine seperti memanfaatkan porsi sedikitnya itu agar tampil sangat memorable, agar tidak terlupakan karena banyaknya pemain disini yang tampil cemerlang. Joseph Gordon Lewitt, Marion Cotillard, Morgan Freeman dan masih banyak lagi. Saya merasa porsi Catwoman terlalu sedikit karena saya ingin melihat Catwoman terus-menerus. Coba saja film Catwoman yang dulu diperankan oleh Anne Hathaway….

 

Overall, The Dark Knight Rises adalah penutup yang sangat menyenangkan. Bukan penutup terbaik dari trilogy yang pernah ada, namun saya sangat bersenang hati untuk meletakkan film ini ke daftar film terbaik di tahun ini. Special effect yang luar biasa, efek CGI yang sangat memukau kita dapat lihat di film ini. Adegan-adegan tersebut tampak sangat nyata dan tidak dibuat-buat. Banyaknya porsi drama membuat The Dark Knight Rises keburu dicap sebagai film yang membosankan, namun itu hanya untuk orang yang belum mengerti saja. Tidak menyalahkan mereka yang merasa kebosanan akibat drama tersebut, memang drama tersebut terkadang terasa terlalu lama. Namun, drama inilah yang justru dibutuhkan film ini, apalagi penutup agar dapat diingat oleh seluruh orang yang telah menanti-nanti. Satu hal yang paling saya sayangkan sebenarnya, mengapa porsi Batman terlihat lebih sedikit dibandingkan pemain lainnya. The Dark Knight Rises berhasil membuat saya bangga terlah meluangkan hampir tiga jam untuk duduk dan melihat aksi Batman dan Bane berebut Gotham City. Menghibur. Dan Anne Hathaway, love me some! Real entertaining! 

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s