Review: The Help (2011)

harus nonton film ini‘,’gila film nya keren‘ ‘filmnya bagus loh, ga ngebosenin.‘ itulah yang dikatakan penonton-penonton the help setelah menontonya kurang lebih 136 menit itu. The Help diangkat dari novel Kathyrn Stockett yang menceritakan tentang rasis-nya orang-orang di tahun 1900 an,Skeeter Phelan(Emma Stone) adalah seorang gadis yang kembali ke Missisipi untuk menjadi penulis.Setelah ia mendapat pekerjaan di suatu perusahaan, ia tiba-tiba bertemu dengan wanita-berkulit-hitam bernama Aibleen(Viola Davis) yang bekerja untuk orang-orang berkulit putih. Kemudian,Skeeter memutuskan untuk membuat cerita tentang kulit putih dan kulit hitam dimasa nya tersebut. Dan ia memilih AIbleen untuk membantu nya menceritakan pengalamanya bekerja dengan orang berkulit putih.

 

 

Bukan hanya Aibleen, ada pula Minny(Octavia Spencer) yang juga baru dipecat oleh juragan nya yang super-rasis Hilly(Bryce Dallas Howard). Yang kemudian mendapatkan juragan baru bernama Celia Foote(Jessica Chaistain) yang membuat Minny terkejut karena dia tidak rasis alias tidak membanding-bandingkan kedua warna kulit tersebut. 

 

The Help begitu memikat dari awal hingga akhir seperti tidak ada masalah. The Help berjalan begitu mulus. Didukung dari pemainya yang tampil sangat memukau.Tate Taylor yang disini juga sebagai penulis mampu mengeksekusi film ini menjadi begitu ringan dan memorable bagi siapa saja yang menontonya. Jelas film ini akan dilirik banyak awards ditahun 2011/2012.

 

The Help memiliki Emma Stone yang tampil sedikit berbeda dari sebelumnya. dan Viola Davis yang menurut saya adalah saingan terberat nya Meryl Streep. Ada pula Octavia Spencer yang menjiwai karakter nya dengan tampil begitu hebat dan wow. Bryce Dallas Howard yang juga pernah bermain di twilight dan 50/50 mampu tampil sangat-sangat mengejutkan dari sisi positif nya. Dan juga jangan lupakan Jessica Chaistain yang menurut saya yang paling enak dilihat dari pertengahan hingga akhir film ini.

 

 

Ensemble-cast disini jelas pesaing terberat para cast dari BridesMaids yang super-ribet itu. Disini jelas semua tampil sangat memikat,seperti yang saya katakan diatas. ada pula Mae Mobley yang sangat imut dan menggemaskan. Selain didukung oleh para pemainya, adegan per adegan terlihat begitu pas tanpa dibuat-buat. Sebut saja endingnya, walaupun terlihat kurang pas dan seharusnya lebih ‘nyaman’ endingnya sangat menguras air mata yang pasti membuat para penonton berkaca-kaca.

 

kekurangan The Help mungkin sedikit bertele-tele dipertengahan, namun waktu 2 jam yang biasanya untuk drama bisa terbilang cukup lama disini saya tidak merasakan kebosanan sedikit pun. Karena The Help memiliki sesuatu yang membuat penonton dapat tetap tahan untuk menontonya sampai habis. Kekurangan lainnya mungkin dari endingnya sendiri. Kemudian,menurut saya Emma Stone tampil kurang membuat saya geregetan. Dan adapula momen yang seharusnya membuat geregetan tetapi biasa saja, dan kebalikanya.

 

Overall,The Help jelas drama terbaik di tahun 2011. sayang, saya tidak memasukanya kedalam top 30 movies of 2011, ya sedikit terlambat unutk menontonya di tahun 2012 awal februari ini. Oke, The Help tampil sangat ringan namun bukan dalam sisi negatif. Begitu memikat dan memorable yang membuat setiap orang pasti dapat meningatnya. Adegan-adegan terlihat pas, namun memang kadang ada beberapa momen yang kurang gereget. Kita juga dapat mengambil pesan dari film ini yang disampaikan begitu ringan sehingga para penonton mengerti. Film yang sangat memorable yang akan saya ingat terus.

 

Image
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s