Review: Deadfall (2012)

 ‘Deadfall’ mengisahkan tentang dua bersaudara Addison (Eric Bana) dan Liza (Olivia Wilde) yang baru saja merampok dan berhasil mengambil sejumlah uang yang tidak bisa dibilang sedikit. Namun, tiba-tiba mereka terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil. Dari kecelakaan mobil tersebut, Addison dan Liza harus berpisah. Namun, mereka berjanji akan bertemu di Kanada. Mereka yang awalnya merencanakan untuk menghabiskan ThanksGiving berdua malah gagal akibat sebuah kecelakaan mobil tersebut. Berpisah. Dan berharap bertemu kembali. Addison membuat beberapa perjanjian yang sangat sulit untuk diterima dengan baik oleh Liza.
 
 Dalam perjalananya, Liza bertemu dengan Jay (Charlie Hunnam) yang baru saja keluar dari penjara namun kembali lagi diincar-incar oleh polisi. Jay dan Liza terpaksa menghabiskan malam berdua akibat badai yang mengakibatkan tertutupnya jalan sehingga mereka tak bisa kembali pulang. Sedikit telat untuk ThanksGiving. Di sisi lain, Addison bertemu dengan sebuah keluarga yang ternyata adalah keluarga dari Jay. Jay yang berencana untuk kembali bertemu dengan orang tuanya di hari ThanksGiving pun datang dengan membawa Liza. Dengan adanya senjata, Addison bisa menyuruh-nyuruh keluarga tersebut termasuk Liza. Sebuah makan malam ThanksGiving yang berakhir dengan adegan berdarah.
 
Bukan sebuah thriller terbaik, dan bukan sebuah thriller yang sempurna. Lewat durasinya yang tak begitu lama, ‘Deadfall’ mampu hadir sebagai sebuah thriller yang menyenangkan walau seharusnya bisa tampil jauh lebih baik dibandingkan ini. Dialog-dialog nya terdengar pasaran dan sudah basi memang sedikit menganggu. Dan ‘Deadfall’ juga tidak mau menyisahkan sebuah angin segar sedikit pun. Seperti sebuah lelucon kecil-kecilan. Adegan darah-darahan yang kurang berdarah. Mungkin, hanya hal diataslah kelemahan-kelemahan yang seharusnya bisa diatasi oleh Stefan Ruzowitzky. 
 
‘Deadfall’ cerdas dalam menggunakan karakter tiap karakter nya. Semua karakter di dalam film dihadirkan dengan porsi yang sangat pas. Seperti halnya dengan porsi Eric Bana dengan Olivia Wilde juga dengan Charlie Hunnam. Dan juga karakter-karakter lainya dengan sebuah akting yang tidak mengecewakan. Setiap karakter sangat berarti bagi film ini sendiri. Masalah akting, Olivia Wilde tampil sangat mempesona. Namun, saya lebih gereget melihat ia berakting di filmnya sebelumnya berjudul ‘Butter’ dimana ia betul-betul mampu bermain dengan sangat baik. Disini ia hanya tampil cantik saja, namun bukan berarti ia berakting dengan mengecewakan. Eric Bana tampil lebih menonjol dibandingkan pemain lainya. Ia berhasil tampil mengerikan. Sisanya tampil dengan lumayan baik, tidak mengecewakan.
 
‘Deadfall’ hadir sebagai sebuah sajian thriller yang sangat mengasyikkan. Bukan sebuah thriller terbaik yang pernah saya saksikan. Namun, untuk sebuah thriller dengan budget yang bisa terbilang rendah, ini sama sekali bukan thriller yang mengecewakan. Bahkan mampu tampil sedikit diatas eksepktasi. ‘Deadfall’ tampil lebih baik di bagian Drama nya. Dimana ia mampu menyuguhkan sebuah drama yang tampil dengan baik, tidak membosankan. Terutama kisah percintaan antara Jay dan Liza. Itu bukan sekedar kisah percintaan biasa bagi saya. Lewat chemistry yang mampu dibangun dengan lumayan. Kisah percintaan mereka hadir dengan sangat baik. Terutama ketika mereka sudah mempercayai satu sama lain.
 
‘Deadfall’ adalah sebuah film thriller yang jauh dari kesan buruk. Dan sebuah premis yang menjanjikan. Bagi saya, ini adalah sebuah thriller yang menyenangkan walaupun sedikit membosankan di awal. Di awal, alur berjalan dengan sedikit lamban dan sulit untuk menggambarkan apa yang terjadi. Sedikit monoton. Aksi yang dihadirkan juga mampu menaikkan intesnsitas ketegangan. Dan sebuah ending yang sangat baik menurut saya. Entahlah, saya sangat menyukai film ini. Ditambah lagi dengan hadirnya Olivia Wilde yang begitu menawan dan seksi. Juga Eric Bana yang tampil sama sekali tidak mengecewakan. ‘Deadfall’ adalah sebuah film yang sangat sayang untuk dilewatkan. Dan dengan total gross yang hanya menghasilkan sebuah angka 500.000? Sangat tidak layak. ‘Deadfall’ jelas layak mendapatkan lebih dari itu. Menyenangkan, menegangkan dan menghibur. That’s All.
 
Image
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s