Review: Demi Ucok (2013)

“Demi Ucok” adalah film lokal yang telah membuka tahun 2013 dengan sangat baik. Kita bisa bilang bahwa “A Great Start”. Rilis berbarengan dengan “Dead Mine”, anda harus tahu bahwa perbandingan penonton “Dead Mine” dengan “Demi Ucok” sangatlah jauh. Ketika saya menonton “Demi Ucok”, 6 baris kursi dari atas terlihat sangat full, dan sisanya hanya terisi sedikit-sedikit saja. Dimana “Dead Mine” hanya terisi sekitar 10-15 orang saja, maka saya memilih menonton “Demi Ucok” dibandingkan “Dead Mine. Ya, hanya curhat biasa. Mungkin akan sulit bagi “Demi Ucok” untuk mendapatkan penonton sebanyak “5cm” atau “Habibie Ainun”, namun saya yakin “Demi Ucok” akan mendapatkan jumlah penonton yang…yah tidak mengecewakan untuk sebuah film yang biasa dengan cerita yang terlalu biasa.

Mengisahkan tentang Gloria Sinaga (Geraldine Sianturi) yang telah menginjak umur ke 29 namun masih belum menikah. Ibunya, Mak Gondut (Lina Marpaung) yang diberitahu oleh seorang dokter bahwa umur nya sudah tak lama lagi ingin mengawinkan anaknya dengan seorang lelaki ber-suku batak. Mak Gondut pun sibuk mencarikan Gloria jodoh, sedangkan Gloria sendiri tidak mau menikah secepat ini melainkan masih ingin membuat film. Namun, film yang ingin dia buat belum saja mendapatkan seorang produser yang tepat. Perseteruan antara Mak Gondut dan Glo pun terjadi dimana Glo telah melakukan hal-hal yang mengundang penyakit Mak Gondut kembali. Ya, intinya “Demi Ucok” adalah sebuah film keluarga yang mengisahkan tentang pertengkaran antara ibu dan anaknya dengan balutan komedi yang pas di setiap momenya.

“Demi Ucok” awalnya memang awalnya berniat membuat film komedi sih, jadi untuk menyentuh penontonya agak sulit dimana kita sudah memandang film ini sebagai film komedi. Jadi, menurut saya untuk sampai ke momen menyentuh tersebut dan merasakanya agak sulit. “Demi Ucok” mungkin belum bisa menyentuh penontonya, dimana ini kisah “Ibu dan Anak”. Kisah antara ibu dan Anak biasanya terkenal dengan momen-momen menyentuh nya, namun saya tidak terlalu merasakan momen menyentuh tersebut. Tidak mengatakan bahwa “Demi Ucok” TIDAK BISA menciptakan momen mengharukan, ada…momen-momen tersebut tetap ada..namun kurang mampu menyentuh, ya tidak menyalahkan sih. Cuma alangkah baiknya jika “Demi Ucok” mampu menyentuh agar terlihat lebih cantik.

“Demi Ucok” tidak usah disangkal lagi memang hadir sebagai komedi yang sangat baik. Lucu dan menghibur. Itulah hal yang tepat untuk menggambarkan “Demi Ucok”. Unsur batak nya pun sangat terasa disini. Seperti kata-kata batak. Logat-logat batak dan cara berpikir orang-orang batak memang betul sekali digambarkan di sepanjang film ini, ya..saya orang batak jadi tahu saja mana yang betul dan tidak. Memang adegan yang mampu mengundang tawa tersebut selalu hadir ketika Mak Gondut hadir. Well, yang lainya sih masih menghibur. Ada pula komedi-komedi sekilas atau kecil yang mungkin kebanyakan tidak disadarkan oleh penonton kebanyakan. Adegan konyol? Sepertinya jarang. “Demi Ucok” lebih terlihat lucu dan lebih mampu mengundang tawa di bagian perkataan demi perkataan yang telah diucapkan.

“Demi Ucok” adalah sebuah film lokal yang menyegarkan dan menyenangkan untuk disaksikan. Akan sangat dinikmati oleh orang-orang bersuku batak dimana segala hal yang terjadi di sepanjang film sangat berkaitan dengan kita sebagai orang-orang batak. Adegan-adegan lucu hadir di sepanjang film. Dan bertebaran ketika Mak Gondut hadir. Lina Marpaung sebagai Mak Gondut dan Geraldine Sianturi sebagai Glo mampu bermain dengan sangat baik. Apalagi chemistry nya yang tak bisa disangkal lagi betapa klop nya mereka berdua ketika harus bermain bersama. Sebuah film yang hadir dengan menyegarkan di tahun 2013 awal ini. Terasa terlalu indie, dan di ending-nya terasa terlalu digampangkan. Namun, lewat kesederhanaanya itu pula saya menyukai film ini. Sederhananya film ini membuat film ini menjadi film drama-komedi keluarga yang menginspirasi dan menghibur. Walaupun terasa terlalu biasa dan terlalu indie. Yes, a cool stuff from Sammaria Simanjuntak! 

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s