Review: Jack Reacher (2012)

Jack Reacher mengisahkan tentang James Barr (Joseph Sikora) yang dituduh melakukan sebuah penembakan yang menewaskan 5 orang tak bersalah. Ia selalu mengatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Maka itu ia memanggil Jack Reacher (Tom Cruise) untuk menekankan bahwa dirinya memang tidak bersalah. Jack Reacher yang dikatakan sebagai ‘hantu’ yang hadir tanpa alamat rumah, identitas dan lain-lainya akhirnya bertemu dengan pengacara James Barr, Helen (Rosamund Pike).  Jack dan Helen bergabung mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi dibalik penembakan pada saat itu. Dan menemukan siapakah sebenarnya dalang dibalik tragedi tersebut. Jack dan Helen harus berhati-hati karena salah satu dari orang-orang terdekat mereka telah mengkhianati mereka.

Dan 116 menit waktu bergulir, sudah hampir dua  jam menyaksikan film ini. Kata pertama yang saya katakan setelah credits bergulir adalah ‘not bad’. Saya sih awalnya hanya yakin bahwa ‘Jack Reacher’ hanya mengandalkan adegan aksi penuh kekejaman dan darah. Namun, saya hampir jarang menemukan adegan aksi berdarah. ‘Jack Reacher’ sepanjang film hadir dengan misteri yang mampu membuat penontonya bertanya-tanya namun terlalu lama dan terlalu bertele-tele. Christoper McQuarrie terlalu menyayang-nyayangi misteri tersebut dan terlalu menyimpan misteri tersebut kelamaan. Maka itu penonton pasti akan merasakan kejenuhan ketika sedang menyaksikan film ini.

Tom Cruise kembali menunjukkan pesona nya di sepanjang film. Tom Cruise mampu tampil se-cool mungkin dengan humor-humor yang keluar dari mulutnya. Rosamund Pike yang seharusnya tampil sebagai angin segar malah gagal tampil sebagai perempuan yang mendampingi Jack Reacher yang menyegarkan. Atau tertutupi oleh hadirnya sosok Sandy yang diperankan oleh Alexia Fast yang tampil menggoda. Richard Jenkins, Joseph Sikora, Jai Courtney tampil dengan cukup baik. Christoper McQuarrie memberikan karakter demi karakter sebuah kesempatan untuk bersinar masing-masing. Dan itu sungguh baik.

‘Jack Reacher’ beruntung masih punya lelucon-lelucon yang lucu dan mampu mengundang tawa besar. Sangat berterimakasih diselipkan hal seperti itu, lelucon kecil maupun tidak. Jika tidak diselipkan humor-humor yang menyegarkan semacam itu, mungkin saya benar-benar sudah merasakan kejenuhan yang sungguh mendalam menyaksikan sebuah film yang hampir saja membuat saya tertidur. Porsi aksi nya bisa terbilang sedikit, namun jika sudah menuju ke arah adegan aksi tersebut, ‘Jack Reacher’ mampu tampil dengan menegangkan atau setidaknya menyenangkan untuk disaksikan. Catatan bagi orang yang telah lama menunggu dirilisnya film ini, jangan pasang eksepktasi setinggi langit. 

Overall, ‘Jack Reacher’ memang unggul di paruh pertama nya. Maupun memang seluruh adegan action, tidak seluruh sih. Kebanyakan adegan aksi nya di paruh kedua. Namun, paruh pertamanya jauh lebih menarik dan menantang dibandingkan paruh keduanya yang sangat membosankan. Sungguh membosankan. ‘Jack Reacher’ masih mampu tampil sebagai film action yang menghibur dan masih layak saja dikatakan menghibur. Dibalik sudah adanya film-film semacam ‘Jack Reacher’ diluar sana, ‘Jack Reacher’ berakhir hanya sebagai action/thriller yang agak terlalu mudah untuk dilupakan. Dan juga durasi nya yang memang bisa dibilang lama. ‘Jack Reacher’ adalah sebuah film action yang tidak istimewa namun masih mampu tampil menyegarkan, ditambah dengan Tom Cruise yang tampil mengesankan dan menakjubkan sepanjang film.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s