Review: Oz The Great And Powerful (2013)

Siapa yang tidak tahu “The Wizard Of Oz” ? Salah satu kisah yang paling terkenal selain Hansel & Gretel, Jack And The Beanstalk dan Alice In The Wonderland. Cukup sulit untuk membuat versi terbaru dari The Wizard Of Oz (1939) dan dari novel The Wonderful Wizard Of Oz (1900). Dengan tangan Sam Raimi, saya cukup optimis bahwa “Oz The Great And Powerful” akan menjadi suatu karya yang tidak mengecewakan. Dan saya mengekspektasikan sesuatu yang lebih megah dari Alice In The Wonderland (2010), dan Jack The Giant Slayer (2013) yang cukup mengecewakan itu. Hasilnya, “Oz The Great And Powerful” ini memang tidak sempurna, namun “Oz The Great and Powerful” jelas akan melekat di hati para penontonya. Apalagi yang menyukai cerita Oz yang mendunia ini. Tidak lupa pula dengan visualnya yang memang kali ini tampil menonjol diantara sisi-sisi lainnya.

‘Oz The Great And Powerful’ mengisahkan tentang seorang pesulap bernama Oz (James Franco) yang sangat egois dan menyebalkan. Setelah ia dikejar-kejar oleh seseorang yang diduga telah dirugikan olehnya, ia berhasil kabur melewati balon udara. Sayangnya, ia dihantam oleh tornado yang membuatnya berhenti di sebuah dunia Oz yang dikenal dengan Land Of Oz yang sangat indah dan berwarna tersebut. Ia bertemu dengan Theodora (Mila Kunis), Theodora berkata bahwa seluruh penduduk Oz telah menunggu-nunggu kehadiran Wizard yang telah diramalkan oleh ayahnya. Setelah bertemu dengan Evanora (Rachel Weisz), Evanora tidak begitu mempercayai Oz sebagai seorang Wizard yang ditunggu-tunggu selama ini. Ketika Oz harus membuktikan bahwa ialah sang Wizard ia bertemu dengan Gilda (Michelle Williams) dan sekaligus mengetahui mana evil and good di dalam Land Of Oz tersebut.

Oz The Great And Poweful’ adalah sebuah karya Sam Raimi yang seharusnya jauh bisa lebih baik dibandingkan hasil sekarang. ‘Oz The Great And Poweful’ tetaplah sebuah film yang sangat ‘manis’. Sangat mudah untuk menyukai ‘Oz The Great And Poweful’, hal tersebut dapat dibuktikan dari karakter-karakter yang hadir di sepanjang film. China Girl (Joey King), salah satu karakter favorit saya di Oz. Ia hadir begitu menggemaskan, ingin sekali mempunyai China Girl dalam kehidupan asli. Kemudian, Monkey/Finley. Yang dari awal memang sangat lucu dan salah satu karakter yang mampu mengundang tawa. Knuck dan karakter lainnya. Oz sendiri yang walaupun disini sungguh menyebalkan dan egois namun masih tetap mudah untuk disukai ketiak melihat tindakan-tindakan konyol nya yang juga kreatif. Dan Theodora, Evanora juga Glinda. 

Saya tidak memiliki masalah mengenai James Franco memerankan tokoh Oz. Saya yang sebelum menyaksikan filmnya secara langsung berkata bahwa Johnny Depp akan memerankan tokoh Oz lebih pantas mengambil kata-kata saya kembali. Johnny Depp memang berhasil memerankan tokoh Mad Hatter dengan sangat lovable, namun menurut saya James Franco sudah menjadi pilihan terbaik untuk memerankan tokoh Oz. Yang saya agak sayangkan adalah Mila Kunis, Ia terlalu berandal untuk memerankan tokoh Theodora. Saya mengira akan lebih baik jika memilih tokoh yang lebih sweet dan manis seperti Amy Adams, atau mungkin Anne Hathaway. Yang walaupun pada akhirnya Tokoh Theodora berakhir menjadi tokoh yang sangat mengerikan.

Secara keseluruhan, ‘Oz The Great And Powerful’ adalah sebuah hiburan yang sangat menyenangkan. Sebuah gambaran Land Of Oz yang sangat indah menurut saya. Saya cukup menyesali menyaksikan ‘Oz The Great And Powerful’ dalam dvd, karena saya yakin jika saya menyaksikanya dengan 3D, Saya akan lebih menikmati keseluruhan film ini. Jika Alice In The Wonderland memiliki Wonderland yang sangat memanjakan mata, Land Of Oz tak kalah indahnya. Warna-warna cerah tersebut berhasil membuat Land Of Oz menjadi indah dan mengenakkan untuk disaksikan. Lewat karakter-karakter yang memang dibuat untuk disukai, ‘Oz The Great And Powerful’ juga tampil maksimal dalam sisi komedi nya. Ia mampu tampil lucu dan mengundang tawa. Yang walaupun 20 menit awal menurut saya sangat membosankan dan adegan Oz yang tersiksa dalam Angin Tornado agak sedikit berlebihan. Juga, ending nya menurut saya akan lebih baik jika sad ending agar lebih mengena di hati. ‘Oz The Great And Powerful’ adalah sebuah karya yang tidak mengecewakan. Yang walaupun dari seorang Sam Raimi, saya mengharapkan sesuatu yang lebih magical dan lebih wonderful daripada ini. 

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s