Review: Seeking For A Friend At The End Of The World (2012)

‘Seeking A Friend For The End Of The World’ mengisahkan tentang tiga minggu sebelum kiamat. Dodge (Steve Carell) ditinggal oleh istrinya. Tak punya keluarga, teman dan orang yang menemainya, Dodge kemudian dijodohkan dengan Karen (Melanie Lynskey). Namun, Dodge tidak menyukainya. Suatu ketika, ia bertemu dengan seorang wanita yang sedang menangis akibat putus dengan kekasihnya, Penny (Keira Knightley). Penny adalah wanita yang sangat energik dan bersemangat, ia pun berjanji untuk membawa Dodge bertemu dengan wanita pujaanya ketika SMA, baru mereka bisa berpisah bersama orang-orang yang mereka cintai. Perjalanan tiga minggu antara dua orang yang baru saja bertemu sebelum kiamat. Dimana perjalanan tersebut dipenuhi dengan tawa, air mata dan senyuman.

‘Seeking A Friend For The End Of The World’ bukanlah romcom terbaik tahun lalu. Tetapi, Lorene Scarafia berhasil menunjukkan bahwa ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ adalah hampir salah satunya. Untuk mengambil tema semacam ini, butuh keberanian super karena mungkin para penonton akan merasa tidak nyambung dengan keseluruhan cerita. Seperti, “orang macam apa yang masih mau mencari cintanya di beberapa hari sebelum kiamat?” Di dalam pikiran kita pasti kita akan melakukan hal-hal baik seperti berdoa dan hal-hal lain. Bahkan mereka tidak punya waktu untuk itu, mungkin tidak ditunjukkan. Tetapi, memang. Mereka bahkan tidak merasa ketakutan akan hari kiamat tersebut, tidak ada ditunjukkan rasa takut dari setiap pemain di film ini yang membuat ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ menjadi sedikit aneh dan tidak masuk akal.

Dalam alurnya yang berjalan sedikit lamban, ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ sedikit terlalu bertele-tele di bagian awal. Sedikit membosankan. Tapi harus diakui, 15 menit terakhir adalah menit-menit terkuat film ini. Dimana saya betul-betul merasakan kesengsaraan orang-orang sebelum hari kiamat tersebut. Dan mungkin beberapa orang pun merasa tidak nyaman dengan ending film ini. Menurut saya, sudah cukup jelas apa yang terjadi. Dalam menyampaikan momen-momen komedinya, ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ berhasil mengundang tawa yang sayangnya bukan dari Knightley dan Carell melainkan dari pemain dukungan lainya. Seperti T.J Miller dan Gillian Jacobs. Walaupun memang mereka masih mampu mengundang tawa kecil atau pun sekedar senyum saja.

‘Seeking A Friend For The End Of The World’ beruntung memiliki Steve Carell dan Keira Knightley. Chemistry yang telah mereka ciptakan telah terjalin dengan begitu baik. Steve Carell sebagai pria yang serba-awkward dan Keira Knightley sebagai wanita yang sangat ceria. Sangat sulit memang jika dalam kehidupan nyata menyatukan dua karakteristik yang sangat berbeda. Masalah akting, Keira Knightley memberikan penampilan yang sangat baik.  Sebagai wanita yang ceria. Steve Carell juga memberikan performa yang tak kalah baiknya. Penonton pun bisa ikut menangis melihat kesedihan yang diderita Dodge di dalam film akibat hebat-nya Steve berakting. Di sisi lain, cukup sulit untuk merasa simpati terhadap Penny karena Penny adalah wanita yang begitu ceria. Kita melihatnya tertawa,bersemangat tersenyum dan tertawa di sepanjang film. Kemudian ketika pada saatnya ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ menjadi begitu emosional, sulit untuk ikut merasakan apa yang dirasakan Penny, sementara kita dengan mudahnya connect dan merasakan perasaan Dodge. Dan terakhir, hadirnya Patton Oswald betul-betul menganggu. Really annoying. Err!

Secara keseluruhan, ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ adalah sebuah tontonan yang sangat menyegarkan. Terlepas dari beberapa kekurangan yang memang sedikit menganggu, ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ tetaplah menghibur dan menyentuh pada akhirnya. Jika anda ingin mendapatkan sebuah hiburan yang menyegar-kan, ringan dan menyenangkan, ini adalah pilihan yang sangat tepat. ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ bisa dikatakan sebagai sebuah film komedi yang sangat berhasil tampil dengan komedi nya yang cukup, Keira Knightley yang cemerlang. ‘Seeking A Friend For The End Of The World’ membuat penontonya merasa tersentuh dengan sejumlah momen-momen mengharukan yang sangat sangat manis.

 Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s