Review: The Counselor (2013)

Image

The Counselor mengisahkan tentang the Conselor (Michael Fassbender) yang sangat sukses dan terkenal. Mempunyai banyak uang dan pacar yang cantik Laura (Penelope Cruz) yang akan segera menikah. The Conselor kemudian diajak oleh sabatnya Reiner (Javier Bardem) seorang pengedar obat-obatan terlarang untuk berbisnis bersama. Yang katanya menyenangkan. Namun, ketika The Conselor bertemu dengan Westray (Brad Pitt), teman dari Reiner. Westray telah memperingatkan The Conselor bahwa bisnis ini tidaklah mudah dan cukup berbahaya. Pada awal bisnis, semuanya berjalan dengan semestinya. Namun, The Conselor tiba-tiba tetimpa sebuah masalah ketika ia dituduh melakukan sebuah pencurian terhadap obat-obat terlarang tersebut dan harus membayar dengan jumlah uang yang tidak sedikit. The Conselor tidak hanya harus menghindar dari orang-orang yang mengincar nyawanya, ia juga harus menjaga Laura yang juga dicari-cari yang akan menghabiskan nyawa mereka berdua.

Sebuah film dari seseorang yang sukses menggarap sebuah film pada tahun 2012 silam, Prometheus. Ridley Scott adalah sebuah sutradara yang mampu melakukan pekerjaan yang baik dan lewat tanggung jawab tersebut, ia mampu menciptakan sebuah film yang belum tentu orang lain bisa lakukan. Contohnya film-film sukses sebagai berikut, Prometheus, Body Of Lies, American Gangster. “The Counselor” bisa jadi salah satu karya paling mengecewakan yang pernah ia buat. Dari awal, “The Counselor” sudah berjalan dengan sangat lamban dan sangat membingungkan. Mungkin dari awal saya masih positif bahwa film ini akan menjadi film yang menarik setidaknya di beberapa jam kemudian. Dari premis “The Counselor”, sebenarnya sangat menarik. Namun, dibalik premis nya yang menarik itu, yang mampu mengundang banyak orang untuk menyaksikan tidak disamai dengan kualitas filmnya yang akan mengecewakan banyak orang.

Tentu saja, sejak melihat nama-nama besar seperti Michael Fassbender, Cameron Diaz, Javier Bardem, Brad Pitt dan Penelope Cruz pasti penonton sudah memiliki gambaran bahwa film ini akan menjadi film yang “besar”. Nama-nama besar ini bermain dalam satu film pasti karena satu hal, film yang menarik. Setiap pemain bermain dengan sangat baik. Michael Fassbender terutama. Bermain dengan sangat total. Begitupula Javier Bardem dan Brad Pitt. Dan Cameron Diaz yang sedikit lebih berani dan lebih frontal dibandingkan karakter-karakter yang biasa ia perankan. Dan Penelope Cruz yang cukup mencuri perhatian. Para pemain-pemain di dalam “The Counselor” bermain dengan sangat baik. Dan letak kelemahan “The Counselor” bukan berasal dari para pemainya. Karakterisasi yang kuat dan pendalaman karakter nya juga meyakinkan.

Paruh pertama “The Counselor” berjalan dengan cukup membingungkan. Dan paruh keduanya jauh lebih membingungkan dibandingkan paruh pertamanya. Dalam durasinya yang hampir menginjak 2 jam, “The Counselor” tampil dengan sangat melelahkan, membingungkan dan sangat membosankan. Jenuh. Teka-teki yang bertebaran di sepanjang film cukup sulit untuk dibongkar, karena Ridley Scott memang sengaja membiarkan teka-teki tersebut dibongkar sendiri oleh penontonya tanpa ada penyelesaian dari film nya sendiri, namun saya sangking terlalu bosanya jadi kelelahan sendiri untuk berpikir. “The Counselor” seperti memanjang-manjangkan waktu dan banyak sekali adegan-adegan yang tak penting. Adegan Cameron Diaz berdiri diatas mobil tersebut bagaikan adegan paling menjijikan yang pernah saya lihat atau tidak salah satunya.

“The Counselor” sebenarnya sangat berpotensi untuk menjadi sebuah film mystery yang menghibur dan menyenangkan. Beberapa menit sebelum film ini AKHIRNYA berakhir, cukup menyenangkan. Dan dalam 15 menit tersebut kita juga berpikir-pikir untuk apa sebenarnya karakter-karakter ini. Namun, akting yang cemerlang dari nama-nama besar. Ridley Scott gagal membuat “The Counselor” menjadi sebuah film yang menyenangkan dengan teka-teki yang sangat membingungkan. Adegan-adegan yang tidak penting yang seharusnya dibuang saja. Dan adegan-adegan yang terlalu vulgar yang sebenarnya baik-baik saja namun menjadi sebuah adegan yang sangat sangat annoying. Melelahkan. Dan tidak jelas. “The Counselor” tidak akan menginjakan kaki ke dalam film-film terburuk di tahun 2013, Karena dibalik banyak kekuranganya, sebenarnya memiliki premis menarik dan adegan-adegan yang cukup menarik. Namun, merupakan hal yang tepat jika mengatakan bahwa “The Counselor” adalah salah satu film paling mengecewakan di tahun 2013 ini..

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s