Review: Paranormal Activity: The Marked Ones (2014)

Paranormal-Activity-The-Marked-Ones-en-streaming-vf-gratuitement

Kalau berbicara mengenai franchise horor yang terkenal, sepertinya tidak akan ada orang yang akan melupakan franchise Paranormal Activity dari 2009 yang kemudian tiap tahunya merilis seri-seri terbarunya. Pada seri pertamanya, Paranormal Activity (2009) mampu memberikan sebuah sajian baru yang sangat refreshing. Dan kemudian, sedikit mengalami penurunan kualitas pada seri keduanya yang menyebabkan Paranormal Activity 2 nya kurang menarik. Paranormal Activity 3 adalah seri terbaik yang mampu menyamai kualitas pertamanya kalau tidak lebih baik. Paranormal Activity 4, sedikit mengecewakan. Namun sejelek-sejeleknya Paranormal Activity ya sejelek apa sih? Paling juga gak jelek-jelek amat. Kemudian dirilislah spin off dari Paranormal Activity, bagaikan sebuah trial persiapan akan dirilisnya seri berikutnya pada tahun 2014 ini juga.

Paranormal Activity: The Marked Ones mengisahkan tentang Jesse (Andrew Jacobs) yang baru saja lulus dan menikmati hidupnya bersama sahabat terdekatnya Hector (Jorge Diaz) dengan kamera kesayangnya yang merekam seluruh kegiatan mereka bersenang-senang. Sampai suatu ketika, tetangganya Anna (Gloria Sandoval) tewas di kamarnya dan membuat Oscar (Carols Pratts) menjadi tersangka utama. Keadaan mulai buruk terhadap Jesse ketika Jesse dan Hector memutuskan untuk memasuki kamar Anna dan pada keesokan harinya ia terbangun dengan sebuah tanda di lenganya. Walaupun Jesse terkejut dan kebingungan dengan tanda yang berada di lenganya tersebut, Jesse mulai memiliki kekuatan-kekuatan yang belum pernah ia dapatkan. Namun, mempunyai kekuatan tersebut membuat Jesse menjadi aneh, agresif, tidak dapat terkendali dan menjadi seseorang yang sangat berbeda.

Sebuah spin off yang sangat tidak penting. Tidak menambahkan kejutan-kejutan baru namun mungkin dengan versi latin nya yang membuat ini sedikit berbeda. “Paranormal Activity: The Marked Ones” tidak pernah tampil se-serius seri-seri Paranormal Activity lainya. Ini malah seperti versi bodor nya seri Paranormal Activity. Dari awal berlangsung, “Paranormal Activity: The Marked Ones” sepertinya memang berniat untuk hanya bermain-main saja atau have fun tanpa berniat untuk betul-betul memukau dan mengejutkan penontonya. Walaupun ini spin off dari Paranormal Activity, bukan berarti penggemar malah menganaktirikan atau membiarkan film ini. Mereka akan mempunyai ekspektasi yang sama bagaikan seri Paranormal Activity yang lainya. Dan begitu pula dengan penonton lainya. Karena tidak hanya satu orang yang mengatakan bahwa film ini adalah film yang buruk. Banyak. Dan termasuk saya.

Sepertinya agak tidak begitu penting untuk membahas akting para pemain karena sepertinya setiap pemain disini mampu bermain sendiri tanpa adanya chemistry antar pemain. Untuk masalah kengerian, Paranormal Activity mampu tampil mengerikan tanpa hadirnya sosok hantu atau mahkluk gaib. Sehingga membuat Paranormal Activity begitu real. “Paranormal Activity: The Marked Ones” masih sama saja. Namun dengan tingkat kengerian yang jauh dibawah semua seri Paranormal Activity. Walaupun mampu melakukan penebusan pada 10 menit terakhir, “Paranormal Activity: The Marked Ones” masih tetap kekurangan unsur kengerian yang dimiliki oleh seri-seri Paranormal Activity lainnya. Dengan cerita yang agak lebih mirip ke film-film seperti Chronicle (2012) membuat “Paranormal Activity: The Marked Ones” betul-betul kehilangan unsur horornya.

Secara keseluruhan, “Paranormal Activity: The Marked Ones” sebagai spin off dari franchise Paranormal Activity tampil sangat mengecewakan. Dengan atmosfir horor nya yang gagal terbangun dan tensi ketegangan yang terus dipompa namun gagal karena adegan-adegan yang disajikan tampak sangat tidak jelas. Walaupun beberapa menit sebelum credits bergulir mampu menjadi satu-satunya hal yang patut dibahas oleh penonton seusai menyaksikan “Paranormal Activity: The Marked Ones”, namun hal tersebut masih belum dapat membantu kegagalan “Paranormal Activity: The Marked Ones” dan kegagalan Christopher Landon dalam memuaskan hasrat penggemar Paranormal Activity yang telah berekspektasi lebih untuk film ini tersendiri. Dengan adegan yang terus menerus diulang. Membuang-buang waktunya di paruh pertaman seperti terlalu ingin menambah durasi namun dengan adegan-adegan yang tidak pentingnya luar biasa. Tidak buruk-buruk seburuk film-film sampah, namun “Paranormal Activity: The Marked Ones” jelas merupakan sebuah hasil yang sangat mengecewakan.

2-star-rating-md1

Advertisements

One thought on “Review: Paranormal Activity: The Marked Ones (2014)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s