Indonesian Idol TOP 12 Recaps: Indonesian Mega Hits!

Setelah tereleminasinya Eza, tersisa 12 kontestan yang akan memperebutkan gelar the Next Indonesian Idol tersebut. Tentunya tidak mudah. Tadi malam, saya melihat bahwa tidak ada satupun yang rasanya ingin mendapatkan gelar tersebut. Jelas adalah sebuah kekecewaan bagi ke-12 kontestan Indonesian Idol 2014. Mereka dituntut untuk menyanyikan sebuah lagu Indonesia yang sempat berjaya pada tahun film itu dirilis. Namun, hasilnya adalah 12 performances yang menurut saya adalah 12 performances yang saya harapkan tidak pernah terjadi atau pretend it never happen. Saya sangat kecewa, karena saya pikir bahwa mereka yang bisa menyanyikan lagu barat yang spektakuler akan berhasil pula dengan lagu Indonesia atau lagu tanah air mereka sendiri. Pemilihan-pemilihan lagu mereka sama sekali tidak ada yang salah. Songchoices is not the problem right now. Clearly, they dont rehearse like they supposed to rehearse. Tentu saja nanti jika mereka sukses, apa yang mereka produce adalah sebuah lagu Indonesia yang akan diterima baik. Namun, bagaimana mereka bisa dilirik oleh produser jika mereka tidak mempunyai daya tarik ketika menyanyikan lagu-lagu Indonesia.Sarah-jodoh-pasti-bertemu-indonesian-idol

Best Performance Of The Night goes to Husein Alatas. I know, I know. It’s weird coming from me who clearly dislike Husein. Husein menyanyikan sebuah lagu yang menurut saya kuat dari segi manapun. Penampilan terbaik kedua jatuh kepada Nowela Elizabeth, sebuah performance yang menurut saya sangat ease dan sangat enjoyable. One of the most enjoyable performance so far in this season. Performance terbaik ketiga jatuh kepada Giofanny Elliandrian yang for the third consecutive week selalu ada dalam lima penampilan terbaik. Gio juga memiliki rata-rata nilai penampilan yang cukup tinggi. Belum pernah menginjak 50s. Namun, statis dalam 60s. Penampilan ke-empat terbaik adalah Windy Yunita. Ya, Husein dan Windy dalam Best Performances menurut saya sungguh mengejutkan. Karena jelas Windy tidak pernah membuat saya terpukau. Tidak ada penampilan terbaik ke-lima karena penampilan terbaik berikutnya berkisar di 50s. Jadi, saya tidak akan menempatkan penampilan tersebut. Menurut saya, Dewi Puspita harus benar-benar memberikan sebuah performance semacam “Who You Are” namun memilih lagu yang lebih dewasa. Karena ia memiliki kemampuan untuk menyanyikan lagu dengan sangat mature. Yusuf Ubay jelas masih kalah saing dengan Husein dan Virzha. Miranti Yassovi harus benar-benar menemukan sesuatu yang membuat fans nya aka ntetap bertahan dan setia kepadanya, karena kalau tidak, she’s done.

1. Windy Yunita – Cinta by Vina Panduwinata
Lagu “Cinta” ini sangatlah centil. Ada dua pilihan untuk menyanyikan lagu ini. Kalau tidak bisa centil, bernyanyilah dengan sassy. Pizzas lah istilahnya. Karena liriknya sangat seksi dan lagu nya seksi pula, harus betul-betul punya daya tarik untuk menyanyikan lagu ini. Nah, saya sungguh berharap bahwa Miranti yang menyanyikan lagu ini. Windy on the other side shocked me. Windy tidak pernah benar-benar membuat saya puas. Saya hanya melihat wajah menawan tanpa ada kualitas menyanyi yang harus dimiliki oleh kontestan pada tahap sekarang ini. Tadi malam sama sekali tidak sempurna, tetapi dari suaranya Windy mampu memberikan sebuah penampilan yang meyakinkan. Dan ia berhasil memberikan sebuah performance yang menurut saya cukup centil dan cukup mencuri perhatian. Nada-nada panjang terlihat sedikit memaksakan dan dipertanyakan kehadiranya. Namun, di sisi lain, penampilanya merupakan salah satu penampilan pembuak yang akan membuat penonton tetap diam dan tidak mengganti channel.

2. Maesarah Nurzaka – Jodoh Pasti Bertemu by Afgan
A little bit of fact! Sarah belum pernah menyanyikan sebuah lagu Indonesia sepanjang perjalananya di Indonesian Idol 2014 ini. Untuk yang pertama kalinya kita mendengarkan Sarah menyanyikan sebuah lagu yang menurut saya sebuah karya terbaik Afgan. Dari soundtrack film “Refrain”. Sarah mempunyai vocal range yang cukup luas, yang memberikan dia sebuah peluang untuk menyanyikan lagu yang kecil semacam “Jodoh Pasti Bertemu” ini. Sayangnya, dari awal Sarah sudah kelabakan. Penyampaian pesan yang sepertinya benar-benar harus dapet disini telah tersampaikan dengan baik. Namun, ketidak mampuan Sarah untuk meraih nada-nada tinggi sangat menganggu mengingat bahwa ini adalah lagu yang membuat penyanyinya harus mampu meraih nada-nada tinggi yang indah tersebut. Suara Sarah ketika sedang memaksa untuk meraih nada tinggi tersebut terdengar seperti ia sedang kehabisan nafas yang membuat penampilan Sarah ini menjadi penampilan yang lackluster.

3. Ryan De Angga – Kenangan Terindah by Samsons
Sebenarnya, kelemahan Ryan dari awal adalah ketidakmampuan Ryan untuk benar-benar masuk dan connect ke lagu yang ia nyanyikan. Ia lebih mementingkan bagaimana ia bernyanyi, bagaimana ia akan bergerak diatas panggung. He’s so stiff! Ke-kaku-anya membuat ia tidak leluasa bernyanyi dan seperti ada yang tidak lepas ketika ia bernyanyi. His performance is far from the worst of the night, but definitely one of the most dissapointing one. Penampilanya hari Jumat merupakan penampilan yang questionable. Sebenarnya, Ryan mempunyai potensi untuk benar-benar menjadi everyone’s favorite, namun saya juga bingung kenapa Ryan bisa pulang secepat ini, Ryan tadi malam tidak menunjukkan likeability nya. Tidak ada sesuatu yang spesial dalam penampilanya tadi malam yang membuat penonton sangat kebingungan. But It was a snoozy performance.

4. Yunita Nursetia – Tak Ada Cinta Yang Lain by Dewa 19
Seperti biasa, saya masih belum bisa menemukan kelebihan dari Yunita dan bagaimana Yunita bisa selamat dari minggu ke minggu. So surprising. Penampilan Yunita tadi malam merupakan penampilan yang nampaknya seperti Yunita defeated. She’s defeated by the song. She’s intimidated. Benar kata para juri, bahwa Yunita terlihat ketakutan. Yunita dari segi teknis telah memberikan sebuah penampilan yang menurut saya akan saya berikan dia nilai A-. Namun, penampilan tidak hanya dilihat dari sisi teknis juga tapi dengan keseluruhan. Bagaimana seorang kontestan menyampaikan lagu tersebut, dan rendisi tersebut, dan bagaimana ia mengemas sebuah penampilan menjadi penampilan yang tidak membosankan. Dan pada akhirnya, Yunita telah menyampaikan sebuah penampilan dari sisi teknis dengan baik namun ia gagal menyampaikan dan menyajikan sebuah penampilan tersebut menjadi penampilan yang lebih berkesan.

5. Miranti Yassovi – Terserah by Glenn Fredly
Miranti, what are you doing? Sepertinya kita akan sering melihat Miranti jatuh ke performances yang seperti ini. Saya membayangkan bahwa ia akan menyanyikan lagu “Firasat” dari Marcell. Pasti ia akan membawakanya jauh lebih baik daripada ini. Saya bisa katakan ini adalah sebuah penampilan yang buruk. Buruk. Miranti memiliki kesusahan untuk connect ke penonton sehingga semua penampilan rasanya seperti penampilan di high school talent show. That is how really bad the performance is. At least freaking Husein gave a stage presence. Ini adalah penampilan terburuk pada malam kemarin dan ini adalah penampilan terburuk dari Miranti. Vokalnya, miranti mencari aman dalam mengambil nada yang sudah pasti ia bisa raih sehingga tidak ada yang spesial dari penampilan yang satu ini. Miranti terlihat tidak nyaman dengan ia berdiri di atas panggung. Honestly I thought that she’s the one who’ll be going home that night, but fortunately she’s not. Becuase Miranti is losing steams week by week. This is not a good sign.

6. Yuka Tamada – September Ceria/September by Vina Panduwinata & Earth, Wind and Fire
Mash up bukan yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah Indonesian Idol. So I wasn’t so impressed by the performance. Can I just start by saying that she is overrated? This girl named Yuka. She’s kinda overrated. Satu-satunya penampilan Yuka yang memberikan saya goosebumps adalah Wildcard Performance. Sisanya, Yuka belum benar-benar paham apa sebenarnya yang penonton inginkan. Saya harus beri dia credit untuk menjadi orang pertama yang memberikan penampilan uptempo sehingga malam tidak berubah dari buruk menjadi benar-benar buruk. Walaupun penampilanya merupakan penampilan yang too karaoke. Vokalnya berantakan. Bahkan lebih berantakan dibandingkan “Dog Days Are Over” yang menurut saya sudah cukup berantakan. Tidak seburuk “Ironi”, namun penampilanya merupakan penampilan yang lackluster. Tidak ada satu hal pun yang dapat diingat oleh penonton dari penampilanya yang satu ini. Ya, Yuka berani bergerak keliling panggung untuk memberikan sebuah momen dalam malam tersebut, namun tidak didukung dengan vokalnya yang terlalu berantakan untuk diperbaiki.

7. Giofanny Elliandrian – Tak Bisa Ke Lain Hati by Klakustik
Dapat percayakah anda bahwa enam penampilan pertama dipimpin oleh Windy Yunita di pembuka? Me neither. Giofanny merupakan salah satu kontestan yang juga berada diujung tanduk. Sesuatu yang bisa dipelajari dari Bottom Three adalah mereka yang selamat bisa belajar dari kesalahan mereka. Dan tentu saja mereka akan dipompa semangatnya, malah terkadang mereka yang telah mendarat di tiga terendah cenderung memberikan sebuah penampilan yang sepuluh kali lipat lebih baik dari penampilanya di minggu lalu. Giofanny menampilkan sebuah penampilan yang sama dengan minggu lalu. Dan yang terbaik pada malam ini. Ini jujur sebuah penampilan yang heart-warming. Vokal Giofanny mampu memberikan sebuah penampilan yang konsisten. Dan bagian chorus nya merupakan bagian yang mampu membuat saya cukup terpukau. Ya, saya tidak tahu senjata apa dimiliki Giofanny untuk dapat memberikan sebuah penampilan yang konsisten tiga kali berturut-turut. Bagi saya, ia spesial.

8. Nowela Elizabeth – Apanya Dong by Euis Darliah
Another uptempo song! Saya suka awalnya, dimana Nowela membelakangi semua penonton dan musik mulai masuk, super cool. Apa yang saya lihat disini adalah Nowela masih belum seratus persen comfortable menyanyikan lagu yang benar-benar uptempo. Masih agak stiff dan kaku dan semua gaya masih terlihat terlalu dipaksakan. Namun, vokal Nowela masih the best of the night. Walaupun dia bergerak keseluruh panggung dan hal tersebut pasti membuat vokal menjadi tidak konsisten, Nowela mampu memberikan sebuah vokal yang konsisten dimana vokal berada dalam satu tingkat yang sama tanpa ada perubahan dalam kata lain fals, pitchy, nada-nada sumbang, sharp notes. And It’s impressive that someone could be this good. Pemilihan lagu Nowela memang sangat bagus. Sebuah lagu yang mungkin bukan menjadi lagu yang seseorang akan nyanyikan, Nowela is the front runner on the show. She might be the winner.

9. Muhammad Yusuf Nur Ubay – Tercipta Untukku by Ungu
The thing is with Ubay is when he performs well, It is really really good. Like really really really really good. When he performs badly, It’s like really bad. Remember the disastrous “Beauty And A Beat”? Penampilan dia pada saat itu merupakan disaster, betul-betul disaster. Kemudian, ia bangkit dalam “Proud Mary” yang menurut saya Performance Of The Season (bahkan mengalahkan semua performance Nowela). Dan kembali dengan lagu tempe ungu yang menurut saya sama sekali tidak sulit jika Ubay put a little bit of effort into the performance. Saya punya pertanyaan penting, untuk apa bermain piano ketika piano tidak begitu berguna untuk membuat penampilan Ubay semakin lebih baik? Saya tidak melihat piano tersebut mampu “gabung” bersama suara Ubay dan dengan lagunya dengan sangat baik. It didn’t really blend together nicely. Dan vokal Ubay juga sangat mengecewakan. Sebuah performance yang sangat sangat dissapointing.

10. Muhammad D’Virzha – Bintang Di Surga by Peterpan
Uh! Peterpan reminded me of how good they used to be. Peterpan adalah sebuah band yang sangat banyak digemari oleh orang dan lagu-lagu nya merupakan lagu-lagu yang sangat terkenal dalam masanya. Virzha memberikan sebuah penampilan yang memberikan suaranya kesempatan. Ia memberikan suaranya sebuah kesempatan untuk benar-benar menjadi suara yang akan enak didengar oleh banyak orang. Walaupun sebenarnya sama sekali tidak ada yang spesial dalam performance nya yang satu ini dimana pada akhirnya performance berakhir dengan begitu simpel atau kaya berlalu begitu saja tanpa ada kenangan diotak yang mampu membuat saya membuka YouTube dan menyaksikan ulang penampilan Virzha. Walaupun saya harus akui suara Virzha disini memenangi segalanya. Suara ia sangat cocok untuk lagu ini dan suara dia dari sisi teknis bekerja dengan sangat baik. It was a good performance, but good wasn’t enough.

11. Dewi Puspita – Pertama by Reza Apartemevia
Saya akan membahas lagi mengenai Bottom Three. Dewi adalah contoh konsestan yang menurut saya kucing. 9 Lives. She’s gonna be spending teh whole season in the bottom Three again and again. Karena ia bukanlah seorang kontestan yang terkenal. Terkenal dalam artian, ia tidak banyak mendapatkan screentime pada babak-babak eliminasi yang didapatkan oleh sebagian besar kontestan. Dan akan sangat sulit untuk Dewi untuk mencuri hati penonton karena ia hanya mulai sejak Top 15. Dan itupun penampilanya tak mampu menyelamatkan dirinya. Dewi memilih sebuah laguyang agak kurang terkenal. Dan sepertinya tujuanya adalah untuk dapat mudah diingat agar tidak disama-samakan dengan versi originalnya. Dan ternyata, ia masih juga disama-samakan. Dewi memang masih belum mampu memberikan sebuah gaya bernyanyi yang akan disukai oleh banyak orang. Vokalnya statis, tidak memberikan sebuah hal yang mampu membuat penonton craving more. Dan pada akhirnya, It was a simple performance, but simple wasn’t the thing that everybody wants right now, especially in a season full with great talents.

12. Husein Alatas – Kamu-Kamulah Surgaku by Ahmad Dhani
I must say this is the Best Performance Of The Night. I know It’s weird coming from someoen who dislike Husein much. Lagu ini adalah lagu yng termasuk dalam kategori lagu Rock Indonesia. Kita tahu bahwa dua performances terakhir Husein menyanyikan sebuah lagu Pop dan Pop yang sama sekali tidak menyatu dengan karakter vokalnya. “Impossible” adalah contoh bahwa Husein tidak bisa masuk kedalam lagu tersebut dan “Bahasa Kalbu” adalah Husein yang bereksperimen. Kali ini, sungguh berbeda. Saya hanya berharap jika ia lebih mendorong lagi sehingga menjadi performance papan atas. Kali ini dia tidak lebay. Vokalnya juga sangat baik. With that being said, Husein had the Best Performance Of The Night in one of the worst Night in the History Of The Show!
This is one of the worst night in the History of the franchise. Saya tidak menemukan satu pun performance yang mampu membuat saya ternganga lebar. Apakah ini karena mereka dituntut untuk menyanyikan sebuah lagu Indonesia? Saya benar-benar berpikir bahwa, jika ke-12 kontestan ini mampu menyanyikan lagu barat dengan baik dan konsisten menyanyikan lagu barat, mereka tentu dapat menyanyikan lagu Indonesia dengan mudah. Bukan merendahkan karya negara kita sendiri, namun semua orang pasti mengakui bahwa lagu-lagu barat memiliki tingkat kesusahan yang lebih dibandingkan lagu Indonesia yang membuat saya bertanya-tanya mengapa mereka begitu gagal menyanyikan lagu-lagu Indonesia. It seems like they’re not into Indonesian songs at all. And that’s a shame. Mungkin hal ini sering diperbincangkan. Dan mungkin mengapa mereka memilih tema “Mega Hits Indonesia” adalah kita telah mendengarkan mereka bernyanyi lagu barat. Dalam setiap tahap nya hanya beberapa kali lagu Indonesia dinyanyikan oleh kontestan. TOP 13 Night, hanya 2 lagu Indonesia yang dapat dihitung. Dan mungkin mereka mengadakan satu hari untuk full lagu Indonesia karena hal tersebut.

Berbicara mengenai Bottom Three dan Elimination. Kita tentu sudah tidak terkejut melihat Ryan harus pulang mengingat bahwa Ryan mendapatkan feedbacks yang terlalu harsh dari para juri. Mereka memuji penampilan Ubay yang seperti baru belajar bernyanyi tapi mereka mencoba untuk sama sekali tidak memuji penampilan Ryan yang 10 kali lipat lebih baik dari Ubay tadi malam. Dan Bottom Three pada malam kemarin menurut saya merupakan Bottom Three yang tidak mengejutkan alias I saw it coming. Miranti kali ini aman, but trust me, in a week or two or maybe three, she’ll be spending times in the Bottom Three. Berpulangnya Ryan menempatkan Gio pada ujung tebing dimana jika ada seorang kontestan pria yang akan pulang, dia adalah Gio. Masalah Dewi, Dewi harus benar-benar memilih lagu current yang mampu memberikan penonton kesempatan untuk diam dan menyaksikan penampilanya secara seksama. Kita mau meliaht Dewi membawakan sebuah lagu dengan big notes di akhir atau lagu-lagu besar sepert imilik Celline Dion, Whitney Houston atau Christina Aguilera. She deserves to stay! Apakah Ryan pantas untuk pulang? Ikuti Poll Dibawah ini!

Power List Week 2!

11. Dewi Puspita
10. Giofanny Elliandrian
9. Miranti Yassovi
8. Yunita Nursetia
7. Yusuf Ubay
6. Windy Yunita
5. Yuka Tamada
4. Maesarah Nurzaka
3. Husein Alatas
2. Nowela Elizabeth
1. Muhammad Virzha

Advertisements

4 thoughts on “Indonesian Idol TOP 12 Recaps: Indonesian Mega Hits!

  1. Ryan memang kurang maksimal, tapi masih layak buat lanjut, karena masih ada yang lebih layak buat keluar di malam spekta 2. Lagi kurang beruntung aja kayaknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s