Indonesian Idol Top 11: Worldwide Top Chart!

Malam ini agak mixed feelings sebenarnya. Saya masih belum menemukan dan mencari tahu apa sebenarnya yang para juri katakan. Bebi Romeo sebagai juri tamu hampir membuat saya berhenti menyaksikan Indonesian Idol mengingat bahwa semua kritikan dia sama sekali tidak membangun dan membantu para kontestan. Di sisi lain, saya tidak senang melihat Titi DJ sebagai juri. Dhani melakukan tugasnya dengan baik minggu ke minggu dan Anang juga mengatakan sesuatu dengan jujur. Tantri, well, what can I say. Kayaknya Tantri adalah juri paling useless yang pernah ada di any kind of talent show we’ve ever had. Saya tidak bisa menghitung bahkan constructive criticism yang ia berikan. Bukan masalah tiada celah untuk tidak memuja penampilan mereka. Setidaknya, berikan mereka sedikit masukan atau tips atau sesuatu lah yang penting. Jangan asal muja-muja. Menurut saya, Tantri selalu mengatakan hal yang penonton sudah tau. Daripada membuang-buang uang untuk Tantri, ya ambil aja orang di jalan secara random. Pasti akan berkata sama seperti apa yang Tantri selalu katakan. Sebagai seorang vokalis dengan suara killer dan dengan kesuksesan Band Kotak. Sepertinya agak membingungkan bahwa Tantri tidak bisa at least memberikan mereka sebuah pengetahuan selain nge-bacot gak penting. Windy tidak bisa tampil untuk malam ini. The Good and The Bad News? The Good news, no Windy! Saya tidak harus stress melihat Windy dan penampilan nya yang medioker tersebut. Bad News? Windy melanjutkan ke babak berikutnya. Sigh. Tetapi, Turut Berduka Cita atas meninggalnya Ayah tercinta Windy! Malam ini, well, merupakan malam yang cukup mengecewakan. Saya memang menemukan beberapa penampilan yang cukup menarik. Namun, saya masih belum bisa menemukan penampilan-penampilan yang mampu membuat saya teriak kegirangan layaknya Season 7 atau season sebelumnya. Best Performance of the night adalah dari Yuka Tamada. Menampilkan sebuah penampilan yang enjoyable dan fun juga entertaining. Berada di belakang Yuka adalah Maesarah Nurzaka. Kembali menunjukkan bahwa tubuh nya yang mungil mampu mengeluarkan suara yang sungguh “besar” dan sungguh indah. Muhammad Virzha juga memberikan sebuah penampilan yang sangat soulful dan sangat passionate. Sebagai seiorang penyanyi rocker, jelas ia sangat menunjukkan bahwa ia layak disebut sebagai penyanyi rock yang berkualitas. Sebuah penampilan yang sangat enjoyable. Mulai sekarang, saya hanya akan memilih tiga penampilan terbaik. Getting tougher. Dewi Puspita, favorit saya masih belum sepenuhnya mampu menaklukan lagu tersebut. Dan Miranti Yassovi benar-benar membuat saya pissed off tadi malam. Saya jujur sudah bersiap-siap agar Miranti pulang karena penampilanya yang sungguh awful itu. Untuk yang pertama kalinya saya tidak benar-benar mendapatkan apa yang Nowela Elizabeth tampilkan. Tadi malam Indonesian Idol mencoba sebauh sistem baru yaitu Flash Vote. Yang sayangnya, sengaja digagalkan karena Windy tidak bisa tampil. Whatever. This is so lame. And laughable as well. Sangat kehabisan kata-kata untuk siapapun yang membuat Flash Vote-shit ini yang sengaja menambah-nambah durasi Indonesian Idol. Oh, we love this show! And hey! Indonesian Idol benar-benar menyaksikan dan mempelajari American Idol! Mereka mulai menunjukkan split screen. Dimana screen dipotong menjadi dua layaknya American Idol dan mereka juga menunjukkan Quick Count nya! That is actually a good news, everyone!

Yusuf Ubay – Treasure by Bruno Mars

Yusuf Ubay menyukai rambut Bruno Mars. Ubay memiliki sebuah penampilan yang Up and Down. Minggu pertama di TOP15 ia menampilkan sebuah penampilan yang, you know lah..Terus dia bangkit lagi dengan “One More Night” nya. Dan masih melanjut momentumnya pada Spektakuler 1 dan gagal lagi pada Spektakuler 2 menyanyikan lagu Ungu yang menurut saya sama sekali bukan sebuah lagu yang harus ia nyanyikan. Intinya, Yusuf Ubay akan menampilkan sesuatu yang worth watching ketika ia harus ditempatkan pada situasi bahwa ia harus tampil bagus. Pada wildcard, ia sungguh tertekan sehingga ia harus menampilkan yang terbaik. Pada Spektakuler 1, ia tahu bahwa ia tidak mendapatkan dukungan dari pemirsa dirumah dan dari juri pula. Jadi ia harus tampil jauh lebih bagus, dan dia tampil engan luar biasa. Dan ia hanya bagus pada saat-saat dimana ia dalam keadaan “bahaya”. Lagu Bruno Mars yang satu ini adalah sebuah lagu yang harus dinyanyikan dengan sangat santai, relax dan bersemangat. Ubay menyanyikan ini dengan sangat santai, Don’t get me wrong. Dan ia juga menyanyikanya dengan sangat relax. Namun, It was too disconnected. Gak ada yang mengikat antara Ubay dengan penonton dirumah. Terlalu karaoke. Dan saxophone itu sudah tak lagi mampu memperbaiki keterpurukan penampilan Ubay yang satu ini. Sedikit lebih baik dibandingkan minggu lalu. Namun, penampilanya kali ini membawa dan mengingatkan kita semua pada penampilan sok asiknya Ubay ketika menyanyikan lagu Justin Bieber tersebut. Yikes. Dhani mengatakan bahwa menyanyikan lagu ini gak gampang. Kata Tantri Ubay kelihatan gugup dan kurang enjoy nyanyinya. Kata Anang ini sedikit lebih baik dibandingkan menyanyikan piano, hanya sedikit.

Yunita Nursetia – It Must Have Been Love by Roxette

Sama dengan Virzha dan Husein. Yunita is just not my cup of tea. And It’s really hard to judge someone that is not your favorite. Yunita adalah salah satu yang selalu mengejutkan saya. Saya kebingungan siapa sebenarnya yang memberikan dia dukungan. Penampilan Yunita di babak spektakuler menurut saya ada naik dan turunya. Di spektakuler pertama, saya sangat membenci penampilan tersebut. Spektakuler kedua, jauh lebih baik namun masih belum bisa meyakinkan saya bahwa ia benar-benar layak untuk ada di babak ini. Dan yang kemarin menurut saya sungguh berbeda. Saya jujur menyukai penampilan dia yang sekarang ini. Menurut saya, Yunita membawakan emoton dan feelings dalam takaran yang pas sehingga tidak oversinging. Emosi tersebut sungguh terasa dan semua nada-nada tinggi sangat indah diraihnya. Yunita juga punya ketenangan dalam bernyanyi dimana ketika ia bernyanyi membuat siapa yang mendengarnya jadi merasa begitu tenang. Dan malam ini, untuk pertama kalinya saya merasakan hal tersebut. Tantri mengatakan bahwa tidak ada celah untuk tidak memuji penampilan Yunita. Tantri speechless. Anang mengatakan kalau ia merinding mendengarkan Yunita bernyanyi.

Dewi Puspita – Because Of You by Kelly Clarkson

Dewi bisa dibilang sungguh beruntung karena selamat dalam Bottom Three dua kali berturut-turut. Agak kasar jika dibilang bahwa Dewi pantas untuk berada di Bottom Three tersebut, namun melihat dari dua performance nya memang Dewi agak lemah di spektakuler. Dewi belum menunjukkan penampilan spektakulernya. Dewi adalah salah satu favorit saya. Dan sungguh sulit menyaksikan Dewi kehilangan konsistensi nya minggu ke minggu. Menyanyikan lagu Kelly Clarkson istilahnya bunuh diri dalam sebuah ajang pencarian bakat. Karena lagunya sungguh rumit dan sungguh complicated. Kemampuan Kelly Clarkson untuk meraih nada-nada tinggi so effortlessly membuat semua orang seperti sungguh segan untuk menyanyikan kembali lagu tersebut. Penampilan Dewi tidak lebih baik dari minggu lalu. Karena penampilanya kali ini memiliki masalah-masalah teknis seperti vokalnya yang pitchy. Dan nada rendahnya yang agak tidak pas. Dewi mampu meraih semua nada-nada tinggi yang harus diraih di sepanjang lagu ini. Which is not surprising. Saya hanya mau Dewi benar-benar relax dan menyanyikan semua yang ia bisa. Anang mengatakan bahwa Dewi harus mampu menyanyikan lagu Indonesia sebagus ia menyanyikan lagu-lagu barat. Dhani mengatakan bahwa pada nada-nada rendahnya, Dewi terdengar renyah. Whatever that means.

Muhammad D’Virzha – Vertigo by U2

Virzha mengingatkan saya kepada Yoda namun versi yang lebih baik nya. Entah mengapa walaupun suara keduanya agak berbeda. Virzha memang tidak sepenuhnya membuat saya terpukau dengan penampilan-penampilanya. Dan menurut saya juri terlihat terlalu memuja-muja Virzha dan tampaknya terlalu ingin Virzha menang buat season ini. Namun, walaupun Virzha bukan merupakan kontestan favorit saya, saya harus memberikan Virzha sebuah komentar yang adil dengan kontestan-kontestan lainya. Virzha membawakan sebuah lagu dari U2 yang menurut saya cukup mengagetkan. Penampilan ini memiliki sebuah jiwa didalamnya. Seperti penampilan Virzha yang “Human”. Memiliki sebuah kehidupan di dalamnya. Sebuah cerita. No question about it, Virzha memiliki gaya-gaya orisinilnya. Dan ia mampu membawakan sebuah performance yang mencerminkan “rock”. Virzha memang selalu menampilkan itu dengan sangat baik. Vokalnya juga selalu consistently spot on. Penampilan yang mampu memelekan mata saya dari tiga penampilan pertama yang cukup membosankan. Anang memberikan sebuah standing ovation. Anand mengatkan bahwa Virzha spektakuler dan gaya nya sangat orisinil.

Giofanny Elliandrian – You’re Still The One by Shania Twain

Saya selalu suka dan selalu iba dengan Gio selalu mendedikasikan semua yang ia lakukan kepada keluarganya. Sesuatu yang mulia dan sesuatu yang akan melt everyone’s heart. Gio membawakan sebuah lagu dari Shania Twain yang berarti sebuah crossover dari lagu perempuan. Tujuanya untuk membawakan versi yang “laki” dari lagu ini. It started too snoozy at the beginning, It didn’t go anywhere at the beginning. Saya selalu suka dengan suara Gio. Sepertinya memuji-muji suara kontestan yang tersisa agak gak penting mengingat bahwa kita sudah mengetahui seberapa bagus suara mereka jadi sepertinya agak membuang waktu membahas betapa bagus suara mereka ketika kita harus membahas bagaiamana mereka mampu menyanyikan sebuah lagu menjadi milik mereka dan menggunakan suaranya untuk memberikan sebuah penampilan yang jempolan. Saya gak ngerti sih, sebuah performance yang hit and miss. Saya masih gak bisa mendapatkan sesuatu yang saya inginkan dari Gio. Tantri mengatakan bahwa Gio membawakan flavour baru kedalam lagu ini. Dan mengatakan bahwa perkembangan Gio begitu pesat. Dhani mengatakan bahwa ini adalah untuk yang pertama kalinya Gio tidak mampu dibanding-bandingkan dengan original artist dan Ariel. Anang mengatakan bahwa Gio sungguh dewasa dan bijaksana untuk mengetahui kekuata vokalnya sendiri dan memakainya dengan bijaksana.

Nowela Elizabeth – Rude Boy by Rihanna

Um, An interesting choice by Nowela. Saya selalu melihat Nowela sebagai salah satu kontestan yang selalu mengambil risiko. Terlpeas dari hasil keseluruhanya, I don’t care! Give credits for someone who’s willing to take a shot, take a risks and take a chance. Penampilan awalnya dimulai dengan suara sengau yang seperti dibuat-buat. That is the first problem from the performance. Ha! Ada koreografi lagi dan ada dancer! Bukan sebuah penampilan yang akan saya saksikan berulang-ulang. Vokalnya juga agak bermasalah. Dimana Nowela seperti meng-sengau-sengau kan suaranya agar tampak sexy. Dan performance nya agak awkward di beberapa bagian ketika Nowela memaksakan diri untuk bergerak dimana seharusnya keluar dengan natural. Ada beberapa bagian yang agak terlalu shouty. Tapi, saya suka dengan bagaimana ia membawakan lagu ini dengan sangat santai. I DON’T FREAKING KNOW WHY THEY GAVE THIS PERFORMANCE A STANDING OVATION. YOU HAVE GOT TO BE KIDDING. Tantri mengatakan bahwa Produser akan berebut Nowela dan Nowela was born to be a star dan mengatakan bahwa Nowela adalah aset nasional. Kata Anang Nowela menyanyikanya dengan luar biasa. Kata Dhani suara Nowela internasional. Dan memuji body languange Nowela. Indah bagaimana? Ia baru saja menari-nari dengan awkward. Sigh.

Miranti Yassovi – Mirrors by Justin Timberlake

Miranti mengatakan bahwa lagu nya yang minggu lalu sedikti menyangkut masa lalunya. Ok! This is a really interesting choice! She looked pretty with that red dress, though! Miranti jelas kesusahan menyanyikan lagu ini dari detik pertama. Dari detik pertama sudah tidak asik. Dan ada nada-nada sumbang dan pitchy everywhere. Terutama di lower register nya dimana ia tidak mampu menyanyikan nada rendah di sepanjang lagunya. Saran saya untuk Miranti adalah tetap stick ke lagu-lagu Jazznya. Kenapa tidak menyanyikan lagu Lana Del Rey karena saya yakin Miranti mampu “menghantui” orang-orang yang menyaksikan dengan lagu-lagu Lana Del Rey. Penampilanya kali ini terlalu membosankan, datar. We’re back at snoozeville. Sedikit lebih baik dari minggu lalu, namun tidak ada perkembangan yang berarti dan Miranti tidak memberikan sebuah vokal yang impressive dan penampilan nya was a meh. Anang mengatakan bahwa Miranti lebih baik dibandingkan minggu lalu. Namun, Miranti harus berhati-hati dengan tempo. Dhani mengatakan bahwa mereka membutuhkan WOW Factor dalam Spektakuler dan Miranti harus mempunyai hal tersebut. Penampilanya sangat sederhana. Tantri setuju dengan Dhani bahwa mood Miranti gak klimaks dan penampilanya flat. Walaupun Tantri menghargai aransemen lagu Mirrors nya. Saya sangat setuju dengan Dhani dan Tantri. Penampilan yang sungguh datar. Are we ready to send this girl home? Am I really giving up on this girl? We’ll see about a week.

Husein Alatas – Wake Me Up by Avicii

Husein senang bereksperimen dan memberikan tantangan bagi suaranya. Ia lagi-lagi menyanyikan lagu yang bukan dari genre nya. Dari 4 lagu yang sudah ia nyanyikan, tidak ada lagu yang berasal dari genre nya sendiri. Um.. Siapa bilang yang punya gaya menyanyi cuma Virzha? Husein juga punya. Saya tidak yakin dengan pemilihan lagu yang satu ini. Walaupun tidak seburuk “Impossible” di Spektakuler 1. Namun, penampilanya kali ini tetap bukan sebuah penampilan yang cukup mengesankan. Saya mengernyitkan dahi di 70% penampilanya. Husein terlalu sibuk dengan keliling-keliling panggung sehingga menganggu vokalnya. Ia lari-lari, which is not good. Anang mengatakan bahwa Husein membuat Anang salut karena mampu mengubah lagu tersebut. Dhani mengatakan bahwa Husein memiliki banyak kelebihan selain hanya teriakan-teriakan metal nya Husein. Saya agak ngakak mendengar bahwa “Wake Me Up” adalah sebuah lagu country. Okay how about Katy Perry’s Dark Horse adalah lagu Jazz dan “All Of Me” dari John Legend adalah lagu Rock? It was random, sorry. Dhani melanjutkan bahwa kekuatan Husein adalah menyanyikan lagu-lagu yang bukan berasal dari genre nya Husein.

Yuka Tamada – Happy by Pharrell

Iya! “Happy” memang selalu membuat saya senang dan semangat hanya dengan mendengarkanya. Penampilanya antara terobsesi sama Majesty Rose dari American Idol yang baru dua minggu lalu membawakan lagu ini atau memang dia mengira bahwa tidak akan ada penonton Indonesia yang menyaksikan sehingga asal jiplak? No one knows. Apapun itu saya cukup menikmati penampilan Yuka yang satu ini. Walaupun saya masih belum mendapatkan “Happy” dari performance nya kali ini. Saya pikir Yuka kurang bergerak, kurang bersemangat dan berapi-api. Sepertinya gitar membuat Yuka menjadi comfortable. Sebuah penampilan yang solid dan sebuah vokal yang solid pula. Yuka membawakan sebuah lagu favorit saya dan do it justice. Sebuah lagu yang current yang akan membuat penonton cukup menikmati dan mempunyai ekspektasi tersendiri. Dan ternyata sebuah penampilan yang fun, ease dan cukup menyenangkan. A breathe of fresh air dari penampilan-penampilan buruk dan membosankan sepanjang malam ini. OMG! Please sing “My Cherie Amour” anytime soon, Yuka! It’s amazing! UGH. Yuka is such a cutie. Tantri mengatakan bahwa penampilan Yuka malam ini asyik. Anang mengatakan bahwa Yuka gak asik membawakan lagunya. I missed Dhani’s commentary. It doesn’t matter anyways.

Maesarah Nurzaka – Broken-Hearted Girl by Beyoncé

Sarah ingin menunjukkan dan memperbaiki apa yang Anang katakan kemarin bahwa Sarah lemah di lower register atau nada-nada rendahnya. Dan kali ini Sarah akan membuktikanya bahwa Sarah bisa. Apa yang saya lihat dari Sarah adalah Sarah cenderung memilih lagu-lagu besar yang memiliki tingkat kesulitan yang sungguh-sungguh wah. Seperti lagu Mariah Carey dan Ariana Grande. Dan kali ini Beyonce. Tidak ada masalah sama sekali dengan vokal Sarah yang menurut saya sangat impressive. Karena Sarah memberikan sebuah penampilan dengan nada-nada tinggi yang solid dan dengan vokal yang luar biasa seperti yang saya katakan. Namun saya merasakan disconnected dengan penampilan Sarah kali ini. Sarah tidak menyampaikan pesan dari lagu ini dengan baik. Penyampaian pesan tersebut tidak tersampaikan dengan baik, yang walaupun dari segi teknis nya Sarah telah menyanyikan lagu ini dengan vokal terbaiknya dan dengan hembusan angin yang sangat besar. Huah. Saya bisa masuk angin. Anang mengatakan bahwa ia sangat memperhatikan perkembangan Sarah. Sarah berhasil menyempurnakan atau memberikan versi lain bagi lagu ini. Dhani mengatakan bahwa kali ini dia harus tidak setuju dengan Anang, Dhani mendengar pitchy notes. I didn’t hear any of them. Tantri mengatakan bahwa Sarah cantik dan anggun. Bisa gak sih setidaknya kasih feedback yang lebih penting dan membangun? Sumpah Tantri gak penting.

Power List:

10. Miranti Yassovi
9. Husein Alatas
8. Yusuf Ubay
7. Dewi Puspita
6. Nowela Elizabeth
5. Yunita Nursetia
4. Giofanny Elliandrian
3. Yuka Tamada
2. Maesarah Nurzaka
1. Muhammad Virzha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s