Indonesian Idol 8 Top 6 Redux: From East To West! Stop the Girl Massacre y’all!

“From East To West” yeah, whatever theme is, it’s basically the same with last week’s. Pretty much. Ini adalah malam yang sungguh mengecewakan. Apa karena kita mempunyai satu malam yang sangat-sangat baik minggu lalu terus langsung jatuh ke malam yang sangat buruk ini? Menurut saya, tereliminasinya Gio cukup tepat. Gio memiliki sebuah performances yang tidak Gio lah istilahnya beberapa minggu ini. Dan beberapa minggu ini, penampilanya dibawah rata-rata penampilan Gio seperti yang biasanya. Dan Gio mulai menunjukkan kelemahan-kelemahanya dalam bernyanyi yang membuat penonton akhirnya lelah untuk terus mendukung Gio. Walaupun, on the other hand, orang yang paling tepat untuk pulang adalah Ubay. Nevermind, safe this week, go home next week. Saya sungguh estatic karena Yuka dan Nowela aman. Ya, saya sangat beruntung bahwa Yuka dan Nowela aman dari pembantaian kaum perempuan di Indonesian Idol Season ini. Dari Top 13 ke Top 6, hanya ada satu lelaki yang tereliminasi dan sisanya perempuan. These girls deserve better y’all. Dari penampilan malam kemarin, penampilan terbaik jatuh kepada Muhammad D’Virzha, yang memberikan penampilan yang sangat inovatif dan kreatif di Round 1 dan menampilkan sebuah penampilan yang cukup menyenangkan untuk lagu yang sangat-sangat polarizing. Yuka Tamada memiliki malam yang super buruk. Selain Gio yang menurun, Nowela Elizabeth juga mulai menunjukkan kelemahan-kelemahanya dalam bernyanyi. She’s not that great you guys. Agak lucu untuk membandingkan semua penyanyi ini dengan Regina dan Kamasean (Ya, Dhani! Jangan pernah membandingkan mereka dengan Regina dan Sean). Regina&Sean tahu benar apa yang mereka lakukan dan mampu menyanyikan lagu tersebut seperti apa yang harusnya dilakukan. Menurut saya, kelima kontestan tersisa harus benar-benar menampilkan penampilan terbaik mereka karena this show is getting boring.1. Yuka Tamada – Kata Pujangga by Rhoma Irama

Ya, siapapun yang memilih tema minggu ini harus dihukum mati, no I was kidding. Tetapi, yang benar-benar memilih tema kali ini, JANGAN PERNAH MEMILIH TEMA MELAYU DAN DANGDUT lagi. Karena, para kontestan tidak tahu benar seluk-beluk dan inti dari genre musik tersebut. Contohya Yuka. Yuka yang selalu asik menyanyikan sebuah lagu kali ini harus terbunuh dengan lagu ini sendiri. Sebenarnya, ini semua masalah pemilihan lagu. Banyak lagu yang bisa dipilih, tetapi mengapa memilih Rhoma Irama? Saya setuju dengan Anang bahwa Yuka mulai menunjukkan ketidakmaluanya. Dalam artian, sudah mulai mampu tampil ekspresif dan lebih bernyawa dan lebih total diatas panggung. Yuka dalam performance ini sudah mulai bernari, gesture tubuh nya juga udah mulai natural dan ia mulai menikmati waktunya diatas panggung, which is part of performing is to be comfortable on stage. Tetapi, ini adalah Indonesian Idol. Bukan “So You Think You Can Dace”, at the end, that doesn’t counts. Vokal Yuka beanr-benar tempe disini. Tidak menunjukkan bahwa ia bersaing untuk mendapatkan gelar Indonesian Idol. Karena memang salah pemilihan lagu. It was a hot mess.

2. Yusuf Ubay – Yank by Wali

I’ve been so hard on Ubay because Ubay just cant sing well sometimes. Perjalananya dalam Indonesian Idol sangat tidak konsisten. Naik turun seenaknya. Dan Ia harus sadar bawha ia telah diselamatkan oleh para juri dan dia harus menampilkan penampilan gila lagi. Malam ini, saya cukup terpukau dengan penampilan Ubay. Bagaiamana ia begitu kreatif untuk mengganti seluruh lagu Wali. Dan terkadang mengganti lagu dan merendisi lagu tersebut dan menyanyikanya dengan versi yang berbeda dari originalnya entah akan membuat penonton terpukau atau tidak senang dengan perubahan tersebut. Ubay merubah lagu tersebut dengan lenbih modern dan dengan caranya Ubay. Walaupun itu semua tidak cukup dan saya butuh sesuatu yang lebih spektakuler dari itu. Karena Ubay harus benar-benar mampu berdiri sejajar dengan kelima penyanyi lainya. Vokal nya pun agak shaky dan agak maksa. Ada momen dimana Ubay berteriak tidak jelas untuk apa dan itu teriak, bukan mengambil nada tinggi. It’s pointless. Almost like the performance. Almost.

3. Muhammad D’Virzha – Satu Jam Saja by Zaskia Gothik

Berbicara mengenai kreatif dan inovatif dengan cara yang benar dan berhasil? Virzha. Virzha telah memberikan sebuah performance yang sangat polarizing. Tetapi, entah mengapa ia selalu berada dipuncak beberapa minggu ini. Virzha telah memilih sebuah lagu yang sangat kontroversial dan sangat sulit untuk membuat lagu ini menjadi milik kita sendiri karena udah ada stampel Zaskia Gothik sendiri disana. Dan menurut saya, Virzha memiliki beban yang sangat berat. Namun, Virzha telah memberikan sebuah versi Virzha kedalam lagu ini dan membuat lagu ini menjadi less annoying. Overall, It’s such a nice performance from Virzha.

4. Giofanny Elliandrian – Aku Masih Sayang by ST12

Kaya death wish or something. Gio selalu ingin bernyanyi dengan choir di atas panggung, dan ia mewujudkan mimpinya! Sebelum ia pulang tentunya. Dan ini adalah death wish. Gio telah mengalami sebuah ups and downs. Saya katakan bahwa beberapa performances di tiga atau empat minggu pertama bisa dibilang cukup kuat dan meyakinkan. Namun, semakin kesini, Gio mulai masuk ke lingkaran predictability dan selalu terperangkap tanpa pernah bisa keluar dari lingkaran mematikan itu. Seperti kehabisan taktik untuk tampil menyegarkan. Gio bersaing bersama Nowela, Husein, Ubay, Yuka dan Vrizha. Mereka semua memiliki hal yang membuat mereka berbeda. Dan bisa dikatakan tidak banyak yang menyukai genre Gio sebagai penyanyi. Dan maka itu penonton harus merelakan Gio keluar dari kompetisi. Karena, meamng, menurut saya sama sekali tidak ada yang baru dan spesial dari penampilan Gio yang kali ini selain choir nya yang sedikit membuat penampilan Gio lebih ekspresif dan lebih hidup. Karena sejujurnya, he’s like a dead man walking.

5. Nowela Elizabeth – Rekayasa Cinta by Camelia Malik

Nowela juga memiliki sebuah minggu-minggu yang buruk belakangan ini. Seperti kehebatan Nowela telah pudar. Dan kalau Nowela tidak bisa memperbaikinya, dia akan pulang menjadi shock boot. As much as I want her to win, I still want her to win by great performances. Saya mau ia menang dengan performances yang terbaik yang pernah ia berikan dan hal tersebut sangat penting. Nowela telah memilih sebuah lagu yang sangat biasa saja. Dengan vocal range nya yang lebar, saya jujur saja mengharapkan Nowela untuk lebih “terbuka” dengan penampilanya. Lebih kreatif dan cerdas dalam merendisi lagu untuk menjadi milik Nowela seorang. Saya bilang performance nya terlalu sibuk, terlalu all over the place. Dengan vokal yang sama sekali tidak mencerminkan bahwa Nowela telah bersaing untuk memenangkan jutaan rupiah. Nowela, please get back to the game!

6. Husein Alatas – Madu Tiga by P.Ramlee

Versi Husein ini adalah versi yang lebih acak-acakan. Dalama rti yang bagus maupun tidak. Acak-acakan dalam yang bagus bahwa Husein tampil all-out. Lebih ekspresif, lebih berani dan lebih vokal. Walaupun menurut saya tidak perlu Husein keliling-keliling panggung agar tampil menyenangkan karena hal tersebut sama sekali tidak akan membantu vokal yang dimiliki oleh Husein. Saya mengharapkan Husein menaruh unsur-unsur Melayu didalamnya, seperti apa  yang dikatakan Anang. Acak-acakan versi buruk nya adalah saya tidak menyukai jika seorang kontestan let go diatas panggung tapi benar-benar tidak peduli dengan hal-hal kecil. Ya, bersenang-senanglah, tetapi tetap ingat kalau ini adalah kompetisi. Suara dan vokal harus stabil. Jangan gara-gara ingin tampil senang jadi technical issues nya diabaikan. Karena at the end of the day, mau anda koprol, breakdance, lempar sepatu, buka baju diatas panggung, kalau vokal nya kaya Julia Perez kalo lagi nyanyi, penonton lebih baik mengganti channel.

7. Yuka Tamada – Say Something by A Great Big World ft. Christina Aguilera

Look don’t get me wrong on this, I really love the quality that Yuka has. Namun, saya tidak mengerti mengenai pujian-pujian yang berlebihan itu. Dan Dhani, produser mana yang memilih Yuka lebih dari Christina Aguilera? TELL ME. TELL ME. Beritahu saya kalau ada produser yang menyia-nyiakan kesempatan untuk bekerja dengan Christina Aguilera hanya untuk bekerja dengan Yuka? Itu adalah kalimat terBODOH yang pernah saya dengar. Saya hanya berharap Dhani mengatakan “Bercanda” diakhir kalimat, karena ini adalah joke terbaik. Ya. Benar, Yuka telah menuangkan hatinya kedalam lagu ini. Salahnya Yuka adalah Yuka tidak memberikan penampilan vokal terbaiknya. Terlalu banyak mendesah. Dan Yuka tidak membawa saya ke sebuah journey ketika penampilan ini berlangsung. Penampilan ini hanya diam disitu tanpa arah dan tujuan yang memberikan penonton sebuah pencerahan bahwa Yuka sedang bernyanyi dan bercerita. Dan ini adalah lagu yang sangat bagus, untuk menghancurkanya seperti apa yang telah Yuka lakukan, It’s a bad move.

8. Yusuf Ubay – Love You Like A Love Song by Selena Gomez

This is not a competition song. Siapa yang mau memilih lagu ini karena lagu ini gak ada melodi nya, gak menunjukkan vocal range penyanyinya sendiri. Lagu ini hanya untuk senang-senang saja. Dan Ubay…Oh..Ubay..Ini adalah salah satu alasan mengapa saya meragukan anda sebagai penyanyi. Jadi pemain saxophone aja Ubay. Jangan jadi penyanyi. Ini adalah sebuah penampilan kacau sekacau-kacaunya. Tidak memberikan Ubay sebuah kesemaptan untuk menuangkan semua suara indahnya kedalam lagu ini, dan tidak mampu menghasilkan sebuah penampilan bernyawa. Ini adalah salah satu penampilan terburuk sepanjang Spekatkuler.

9. Muhammad D’Virzha – Hey Soul Sister by Train

Lagi-lagi Virzha kicked ass. Ini adalah lagu yang cukup sulit untuk direndisi. Butuh sebuah orang-orang khusus ini. Dan Virzha telah memberikan sebuah versi Virzha yang sangat-sangat baik. Saya bisa katakan bahwa tidak semua bisa menyanyikan lagu dari Train ini dan berhasil, karena akan menjadi jika tidak versi karaoke nya, atau versi nyanyi dikamar mandi nya. Dan itu sangat-sangat buruk. Virzha memberikan sebuah penampilan yang bernyawa. Ia keliling panggung, bersenang-senang tanpa melupakan bahwa ini adalah Indonesian Idol where Vocals does matter. Dan Virzha berinteraksi layaknya ini adalah konser Virzha. Ini baru pantas mendapatkan pujian. Walaupun saya tidak bisa memberikan credits lebih karena memang lagunya tidak memberikan Virzha sebuah MOMEN. Tetapi, cukup baik.

10. Giofanny Elliandrian – Just The Way You Are by Bruno Mars

Dari berbagai lagu, Gio memilih lagu dari Bruno Mars. Hm. Gio, sebelum anda meynanyikan lagu barat. Pastikan pronounciation nya benar. Karena pengucapan Gio sangat-sangat harus diperbaiki. Gio telah memilih sebuah lagu yang harus memiliki sebuah penyampaian khusus. Tetapi, disini. Gio sangat robotik dan zomibe-ish. Ia tidak mencerminkan bahwa seorang pria sedang jatuh cinta dengan seorang wanita. Ia tidak mampu membuat penonton percaya akan apa yang telah ia ucapkan, eh tunggu..Kita aja tidak tahu apa yang keluar dari mulut Gio karena gak jelas. Dan pada akhirnya, all I can do is..SKIP.

11. Nowela Elizabeth – Empire State Of Mind by Alicia Keys

Saya punya seribu pertanyaan untuk Nowela. Saya harus akui, saya mengakui bahwa Nowela mengambil risiko dan hal ini sangat diperlukan dalam sebuah ajang pencarian bakat untuk tidak bermain aman. Dan Nowela memang 100% tidak pernah bermain aman, ia selalu mengambil kesempatan. Hal ini membuat Nowela untuk sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang lainya. Menurut saya, jika Nowela tetap mengambil risiko dan hasilnya begini, ia tidak akan sampai di final. Itu yang saya takutkan. Nowela menghabiskan 80% dari penampilan nge-rap, which is totally not good. She’s out of breath. Dia kehabisan nafas setiap mau mengambil line yang lain, dan vokalnya juga tak membaik. Ia terlalu sibuk membuat sebuah gerakan tubuh yang sayangnya membuat ia tambah ngos-ngosan. Dan penampilan pun berakhir sebagai penampilan terburuk dari Nowela sampai sekarang. Ini saya masih menghitung ia mengambil risiko, loh.

12. Husein Alatas – Counting Stars by One Republic

Sama seperti Virzha, Husein adalah kontestan lainya yang saya lihat semakin meningkat. Dalam segi penampilan, Husein mampu membuat penonton hanya terpaku padanya untuk beberapa minggu terakhir. Penampilan ini bukanlah penampilan yang saya cari dari Husein, saya harus akui, karena Husein jauh lebih baik dari penampilan yang satu ini, namun saya akui, Husein telah mengambil sebuah step closer to winning dengan mengambil sebuah lagu yang sangat modern dan merendisi menjadi lagu yang lebih bernyawa dan lebih ekspresif. Dan Husein berinteraksi dengan baik sehingga kita mampu merasakan semuanya. Dan menurut saya, Ini memang bukanlah sebuah penampilan vokal terbaik. Namun, berhsail membuat mata saya tetap terbuka lebar ketika hampir tertidur akibat kebosanan dengan semua penampilan di malam TOP 6 ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s