Review: Ada Apa Dengan Cinta 2 (2016)

Ada-Apa-Dengan-Cinta-AADC-2

Sudah 14 tahun semenjak kita diberkahi dengan sebuah film yang sangat iconic berjudul Ada Apa Dengan Cinta dan sepertinya semenjak film tersebut sudah membuat standar yang cukup tinggi bagi film-film drama romansa remaja yang lainya. Dan sepertinya tidak ada atau belum ada drama romansa yang seindah Ada Apa Dengan Cinta. Sepertinya film yang dibuat 14 tahun yang lalu paling dapet feelnya. Serasa paling ngena di hati dan sangat memorable. Bahkan sudah 14 tahun saya masih ingat adegan-adegan di dalamnya, dan line di dalam film tersebut pun masih diingat banyak orang. Ada Apa Dengan Cinta mendapatkan sebuah tempat tersendiri di hati para penonton-penontonya. Rangga dan Cinta terasa seperti hadir di kehidupan nyata para penonton. Salut untuk Rudy Soedjarwo yang mampu membuat Ada Apa Dengan Cinta menjadi sebuah film yang tak akan pernah tergantikan.

Saya sih sebenarnya sudah freak out semenjak beredarnya film pendek Ada Apa Dengan Cinta yang ternyata sebuah iklan LINE. Dari film berdurasi 10 menit tersebut sudah buat saya baper, kalau bahasa keren nya sekarang. Saya aja udah cukup greget melihat Mini Drama tersebut. Tak nyangka rasanya menyaksikan Dian Sastrowardoyo sebagai Cinta dan Nicholas Saputra sebagai Rangga. Dan sebenarnya saya masih mengingat mereka sebagai Cinta dan Rangga walaupun ketika mereka sedang memerankan tokoh lain. Ya, begitulah dampak besar yang dilakukan oleh Ada Apa Dengan Cinta. Agak kecewa sih mendengar kabar bahwa Ladya Cheryl ternyata tidak ikut syuting AADC 2 karena ia juga merupakan bagian besar dari Ada Apa Dengan Cinta dan ia memberikan kesan tersendiri dan merupakan salah satu karakter yang paling diingat sampai sekarang. Tetapi setelah menyaksikan film nya, they didn’t do her dirty. Kita diberikan penjelasan yang sangat memuaskan dan tidak hanya membuang karakter Alya begitu saja. Dan saya cukup puas akan hal itu.

Ada Apa Dengan Cinta 2 kembali mengisahkan persahabatan antara Cinta (Dian Sastrowardoyo), Milly (Sissy Priscilla), Maura (Titi Kamal) dan Karmen (Adinia Wirasti) yang baru saja keluar dari rehabilitasi akibat menggunakan obat-obat terlarang. Semua sudah memiliki pasangan kecuali Karmen, yang ditinggal sang kekasih demi perempuan lain. Dan Cinta pun sudah bertunangan dengan Trian (Ario Bayu). Empat sahabat ini memutuskan untuk berlibur ke Yogyakarta dan sesampainya di Yogyakarta, semuanya berjalan seperti layaknya dan sewajarnya. Mereka berlibur sampai ketika takdir menemukan Cinta dan Rangga (Nicholas Saputra). Persahabatan diuji dan kisah cinta antara Cinta dan Trian pun teruji ketika Rangga datang untuk menjelaskan segalanya setelah 9 tahun hilang tanpa kabar.

maxresdefault

Ada Apa Dengan Cinta 2 awalnya berjalan agak lambat. Go with the flow. Dan saya tidak benar-benar into it sampai film berjalan dengan terus dan sesampai di paruh kedua dimana film nya berubah menjadi film yang sangat heartfelt. Memang awalnya tampak seperti hanya sebuah kisah liburan persahabatan. Dan sejam pertama hanya fokus kepada persahabatan antara 4 sahabat, yang menurut saya tidak buruk, namun sepertinya sebagian besar penonton datang untuk melihat kelanjutan kisah antara Cinta dan Rangga. Namun, saya akhirnya setuju untuk memberikan sebuah kesempatan bagi penonton untuk menyaksikan bagaimana para sahabat merupakan orang-orang yang berharga bagi Cinta. Filmnya dengan perlahan-lahan membawa kembali para penonton ke 14 tahun yang lalu. Menemukan Rangga dan Cinta. And that’s when the movie gets better..

Chemistry antar pemain sangat terasa. Seperti benar-benar bersahabat selama 9 tahun lamanya. Semuanya bermain dengan sangat santai dan sangat menghidupkan karakter-karakter nya. Maura yang sangat higenis, Milly yang sangat lemot dan Karmen yang seperti menjadi pengganti Alya yang sekarang mengerti apa yang Cinta butuhkan dan Cinta inginkan, menjadi seorang yang lebih tertutup. Masing-masing karakter mempunyai sesuatu yang mencolok dari masing-masing karakter yang membuat kita mudah mengingat akan masing-masing karakter tersebut. Begitupula dengan akting kedua pemeran utama nya, Dian Sastro dan Nicholas Saputra. Sepertinya saya tidak pernah menggila akan akting Nicholas Saputra, namun ia agak lebih berkarisma sepertinya di Ada Apa Dengan Cinta 2 ini, begitupula dengan Dian Sastro yang memberikan akting terbaiknya menurut saya. Mereka memberikan sebuah kesan tersendiri di hati para penonton. Dan ketika mereka berdua berada dalam suatu adegan, seperti terasa sangat adem di hati. Berbeda dengan film sebelumnya, kita sekarang juga diberi penjelasan mengenai Rangga, tidak hanya problematika Rangga dengan kisah Cinta nya namun juga dengan kisah keluarga Rangga. Kita diberi pendekatan terhadap tokoh Rangga yang tidak kita dapatkan sebelumnya.

Pada akhirnya, Ada Apa Dengan Cinta 2 adalah sebuah persembahan bagi para penonton-penonton Indonesia, sebuah reward yang sangat berharga bagi penikmatnya. Senang rasanya bisa menunjukkan bahwa Ada Apa Dengan Cinta masih mempunyai para pencinta-pencintaya yang setia menunggu kelanjutan kisah Cinta dan Rangga. 2 jam rasanya terasa begitu cepat, menyaksikan sebuah kisah lanjutan dari Cinta dan Rangga. Jika ada sebuah kelemahan mungkin dari paruh awalnya yang berjalan agak lamban. Namun secara keseluruhan, lucunya dapet, feel nya dapet. Dan adegan-adegan yang romantis nya pun mampu membuat para penonton nya galau dan baper. Juga tidak lupa juga dengan memanjakan penonton dengan tempat-tempat di Yogyakarta. Membuat saya ingin bergegas untuk berlibur ke Yogyakarta dan saya yang awalnya tidak tahu bahwa Yogyakarta adalah kota yang sangat indah. Ada Apa Dengan Cinta 2 juga tidak lepas dengan dialog-dialog puitis nya yang masih “dapet” hingga sekarang dan juga dengan kalimat-kalimat yang sebenarnya begitu simpel dan sederhana namun sangat ngena di hati. Juga dengan scoring nya yang menurut saya memang tidak sekeren Ada Apa Dengan Cinta, namun masih enak didengar di telinga. Ada Apa Dengan Cinta 2 adalah sebuah film yang akan terus mengena di hati, hangat, berhasil melepas semua rindu akan kisah Cinta dan Rangga. Dikemas dengan begitu sederhana namun sangat mengena di hati dan membuat saya ingin menontonya lagi dan lagi.

AADC2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s