Quick Review: Fundamentals of Caring (2016) & Viral (2016)

 

the_fundamentals_of_caring__movie_poster__by_blantonl98-da4npgm

Sebuah film yang mengisahkan tentang seorang pengasuh yang sedang dalam tahap perceraian dengan istrinya, Ben (Paul Rudd) yang dipertemukan dengan seorang laki-laki bernama Trevor (Craig Roberts) yang mengidap penyakit Muscular Dystrophy (Distrofi Otot). Trevor yang hanya memiliki waktu 7 sampai 10 tahun lagi menghabiskan waktunya dengan menonton televisi dan memakan waffle sambil mengeluarkan perkataan penuh sarkasme yang mampu menyakiti hati orang-orang, namun lama-kelamaan Ben terbiasa dengan sikap Trevor. Ingin mengubah waktu-waktu Trevor yang tersisa berwarna, Ben mengajak Trevor untuk road trip. Sepanjang perjalanan, Trevor mempelajari banyak hal dan bertemu dengan orang-orang yang telah mengubah hidup nya yang singkat tersebut. Fundamentals of Caring adalah sebuah film yang sangat lembut dan membekas. Fundamentals of Caring bukanlah sebuah film cengeng yang terlalu berupaya dengan keras untuk menjadi sebuah film yang bikin penontonya mewek. Walaupun awalnya berjalan dengan lambat dan agak membosankan, Fundamentals of Caring “membayar” nya di beberapa menit terakhir menjadi sebuah film yang begitu membekas di hati penontonya. Tentu juga dengan penampilan yang baik dari para pemainya, Paul Rudd, Craig Roberts bahkan Selena Gomez dan juga chemistry antar pemainya yang begitu meyakinkan. Fundamentals of Caring berhasil menjadi sebuah film yang stood out dari film-film sejenisnya tanpa harus terlalu berusaha keras menjadi sebuah film tearjerker. Menampilkan sebuah perjalanan yang begitu menyenangkan, menyentuh dan berkesan.

Untitled-1.jpg

 

viralposter.jpg

Saya cukup menyukai film-film disease semacam ini, contohnya Quarantine (2008), The Crazies (2013) atau The Bay (2012). Film-Film sejenis ini terasa sang at real yang membuat saya ketakutan bahkan lebih ketakutan dibandingkan film-film yang menggunakan  mahkluk gaib dengan sosok yang mengerikan dan dengan bentuk-bentuk yang aneh. The Viral sendiri mengisahkan tentang kakak beradik, Emma (Sofia Black D’Elia) dan Stacey (Analeigh Tipton) yang harus dikarantina karena sebuah virus yang menyebar melalui ludah yang mengubah manusia menjadi sebuah mahkluk ganas yang mengerikan. Viral sendiri sebenarnya sangat berpotensi menjadi sebuah film horor yang mengerikan dan mencekam, apalagi lewat trailer nya yang tidak memberikan penonton begitu banyak clue mengenai film ini sendiri. Viral sayangnya agak kehilangan arah. Menghambur-hamburkan waktunya di sejam pertamanya dengan hal-hal tidak penting semacam kisah percintaan antar karakter di dalamnya, dimana film ini bisa menggunakan waktu tersebut untuk membangun secara perlahan-lahan sebuah film horor yang lebih mencekam lagi. Viral pada akhirnya berakhir sebagai sebuah film horor yang sangat naggung dan singkat. Lewat durasinya yang sangat singkat, Viral tidak pernah benar-benar come out of it’s shell dan menunjukkan penonton bahwa Viral adalah sebuah horor under the radar yang layak tonton. Walaupun tidak sepenuhnya buruk, Viral masih berhasil di beberapa bagian seperti caranya menghadirkan sebuah kisah antara kakak-adik yang cukup menyetuh dan beberapa jump scares yang cukup berhasil, juga Analeigh Tipton yang tidak akan pernah tampil mengecewakan. Namun, secara keseluruhan Viral hanyalah sebuah film horor yang lemah dalam pengeksekusian, yang tampak bingung di sepanjang 85 menit durasinya. Sangat disayangkan.

Untitled-1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s