REVIEW: Beauty & The Beast (2017)

landscape-1478512906-beauty-and-the-beast-movie

Sinopsis: Berkisah tentang Belle (Emma Watson) yang dianggap sebagai seorang gadis perempuan aneh dan satu-satunya kutu-buku di desa kecil. Belle yang telah ditinggal ibunya sejak kecil sekarang hanya tinggal bersama sang ayah (Kevin Kline). Suatu ketika, sang ayah harus pergi untuk menjual barang-barang dari hasil buatannya sampai ia harus terjebak di sebuah Istana besar sebagai seorang tahanan yang ternyata ditinggali oleh barang-barang yang ternyata hidup dan seekor mahkluk buas yang buruk rupa, Beast (Dan Stevens). Setelah kuda milik ayahnya, Philippe kembali kerumah Belle tanpa sang ayah, Belle memutuskan untuk mencari jejak sang ayah yang kemudian menggantikan posisi sang ayah sebagai tahanan di Istana besar tersebut. Perkiraan bahwa Belle akan menjadi tahanan dan sengsara di dalam Istana tersebut ternyata salah ketika mahkluk buas yang buruk rupa tersebut tidaklah seburuk perkiraan orang-orang dan Belle. Lama kelamaan Belle menjadi nyaman tinggal bersama Beast tidak mengira bahwa ternyata Gaston (Luke Evans) sedang mengumpulkan massa untuk menghabisi Beast tersebut.

Disney sepertinya akan terus membuat versi live-action dari animasi-animasi terkenal dan legendaris dari zaman dahulu. Seperti Alice In The Wonderland (2010) yang merupakan salah satu film favorit saya pada tahun tersebut, kemudian Oz The Great And Powerful (2013) yang memang tidak seindah yang saya bayangkan namun masih menjadi tontonan yang menghibur. Kemudian, Cinderella (2014) dan Maleficent (2014) yang dirilis pada tahun yang sama. Cinderella berhasil menarik perhatian banyak orang namun Maleficent mendapatkan kritikan-kritikan tajam dimana saya cukup setuju walaupun jauh dari kata buruk namun keduanya masih belum mampu membuat saya benar-benar terpukau. Dan baru yang dirilis tahun kemarin, The Jungle Book (2016) yang merupakan sebuah film yang sangat sukses namun masih belum benar-benar mencuri perhatian. Sepertinya saya yang terlalu tinggi berharap mengenai film-film Live Action dari Disney ini. Beauty & The Beast sepertinya akan menjadi live-action favorit saya diantara semuanya.

gallery-1478513336-belle-and-her-father-beauty-and-the-beast.jpg

Beauty & The Beast dibuka dengan sangat optimis lewat adegan musikal “Belle” yang membuat para penikmat Disney bernostalgia. Adegan pembuka tersebut menjadi gambaran sekilas akan seperti apa Beauty & The Beast sampai credit bergulir nanti. Adegan-adegan musikal di dalam film Beauty & The Beast tampak sangat menyenangkan, meyakinkan dan memuaskan apalagi untuk para penggemarnya. Menurut saya yang terbaik pastinya “Gaston“, momen musikal yang paling mencuri perhatian dan cukup mengundang tawa. Tawa lucu antara LeFou (Josh Gad) yang terlalu mengeluh-eluhkan sosok Gaston dan juga kesombongan Gaston yang bukanya harusnya membuat penonton kesal namun tertawa. Dan juga “Be Our Guest’ yang ditampilkan dengan meriah oleh barang-barang bernyawa yang tinggal di Istana tersebut. Dengan warna-warna yang juga ikut memeriahkan momen tersebut. Malah justru adegan yang ditunggu-tunggu yakni adegan dansa antara Belle dan Beast bukanlah merupakan adegan terkuat seperti yang kita semua kira sebelum menyaksikannya. Adegan tersebut tampak kurang kuat dimana seharusnya adegan tersebut merupakan adegan yang mengingatkan para penonton dengan film Beauty & The Beast ini. Memang cantik dan menawan, namun sepertinya sudah kalah keren dibandingkan dengan adegan-adegan musikal lainnya semacam “Belle“, “Gaston” dan “Be Our Guest

Kekuatan Beauty & The Beast lainnya adalah dari bagaimana setiap karakternya diberikan penokohan yang kuat. Seperti benda-benda bernyawa yang memiliki momen-momen mereka sendiri. Momen-momen akhir mereka yang ditutup dengan mengharu biru. Kita seperti kenal dekat dengan masing-masing tokoh di film ini. Duo Gaston dan LeFou juga tampil dengan sangat mencuri perhatian dan mengundang tawa. Bagi yang bukan penggemar Disney atau film ini in general mungkin pada awalnya akan kesusahan untuk betul-betul mencari momen dimana mereka akan sepenuhnya nyaman dalam menyaksikan momen demi momen nya. Namun, mungkin dengan dukungan Gaston dan Le Fou akan memudahkan para penonton yang bukan merupakan penggemar untuk benar-benar menikmati Beauty & The Beast. 

Beauty-and-the-Beast-Golden-Globes-Trailer-3.jpg

Tentu tidak lupa pula dengan kedua pemeran utama nya yakni Belle dan Beast. Emma Watson berhasil memerankan karakter Belle sesuai dengan segala harapan dan ekspektasi saya ditambah lagi dengan parasnya yang cantik yang bisa menjadi penyegar kaum Adam ketika harus terpaksa menemani kekasihnya menyaksikan film ini. Juga karakter Beast yang diperankan oleh Dan Stevens. Departemen Akting nya semuanya berhasil menghidupkan karakter mereka masing-masing mulai dari dua karakter utama, Duo Gaston dan Le Fou, Sang Ayah dan juga perabotan-perabotan. Tidak lupa pula dengan chemistry yang dibalut antara Belle dan Beast yang mampu membuat penonton tersenyum-senyum kecil melihat momen-momen romantis yang dibangun.

beauty-and-the-beast-2017-movie-26

Beauty & The Beast memang awalnya berjalan dengan cukup lambat dan terkadang bahkan agak sulit untuk mengikuti pace nya. Apalagi di paruh pertamanya. Namun, semakin lama Beauty & The Beast semakin menunjukkan kehebatanya menjadi salah satu film Live Action terbaik Disney yang pernah ada. Tata produksi nya mampu menghasilkan sebuah Istana yang benar-benar indah dan megah dan tentu juga Tata Busana yang berhasil membuat gaun Belle ketika di adegan dansa menjadi sangat megah dan saya menyukai bahwa gaun tersebut benar-benar persis dengan versi animasi nya. Seperti yang saya katakan diatas, sepertinya ini adalah salah satu Live Action favorit saya, lewat adegan-adegan musikal nya yang menyenangkan dan suara Emma Thompson yang membuat bulu kuduk berdiri. Beauty & The Beast juga mampu memberikan momen-momen emosional nya dengan sangat baik tanpa terkesan dipaksakan dan terlalu berusaha keras menjadi sebuah film tearjerker. A really really magical 129 minutes! 

four-star-rating-md20

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s